jenis jenis pekerjaan pada konstruksi bangunan gedung

BUKUTEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG UNTUK KELAS 10 SMK. Idik Saeful Bahri. See Full PDF Download PDF. See Full PDF Download PDF. Related Papers. Smk10 TeknikKonstruksiBangunanGedung Tamrin. Anas Bolang. Download Free PDF View PDF. Kelas10 Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Jilid. Dii Joddy II. Pekerjaanpersiapan pada pekerjaan konstruksi bangunan yang berbeda-beda seperti gedung bertingkat, infrastruktur, pelabuhan, irigasi, atau besar kecilnya pekerjaan atau tingkat kesulitan pada pekerjaan, secara umum tidak banyak perbedaan. Perancanaan site plan merupakan bagian dari pelaksanaan pekerjaan persiapan disamping ada 5 jenis lektromekanismeliputi teknik elektromekanis, seperti instalasi listrik, perangkat alarm atau pemadam kebakaran, sound system, AC, elevator, generator, eskalator, pompa, perpipaan, dan desain. Perlu diketahui bahwa bangunan sebuah gedung terdiri dari tiga komponen penting yaitu Struktur, Arsitektur dan ME (Mekanikal dan Elektrikal). Jenisalat berat ini juga sering dipakai pada konstruksi jalan raya karena memiliki banyak kegunaan untuk mempermudah pekerjaan proyek. jenis alat berat yang juga sering dipakai pada konstruksi jalan raya yang fungsi utamanya untuk mengangkat material bangunan proyek tersebut seperti besi tulangan, batu bata, semen dan material berat Rencontre De Femme Celibataire Sur Facebook. Sahabat tentu pernah mendengar istilah pekerjaan konstruksi, Apa saja sebenarnya yang termasuk dalam pekerjaan konstruksi ?. Sahabat mungkin juga pernah mendengar tentang pekerjaan arsitektural, pekerjaan struktur atau pekerjaan plumbing. Apakah ketiganya merupakan pekerjaan kontruksi ? Jenis Pekerjaan Konstruksi Sesuai UU No 18 Tahun 1999 Mari kita menuju dasar hukum dan referensinya agar lebih jelas. Jenis pekerjaan konstruksi disebutkan dalam undang-undang jasa konstruksi UU no 18 tahun 1999 yaitu sebagai berikut Pekerjaan arsitektural produk pekerjaan arsitektural Pekerjaan arsitektural merupakan jenis pekerjaan yang mencakup pengolahan bentuk dan massa bangunan gedung berdasarkan fungsi serta persyaratan yang diperlukan setiap pekerjaan konstruksi. Pekerjaan arsitektural sering juga dikaitkan dengan pekerjaan perancangan atau desain. Pekerjaan arsitektural dilakukan mulai dari tahap survey lokasi, zoning wilayah pembangunan, pembuatan blok plan, denah global hingga detail setiap bagian bangunan. Pekerjaan arsitektural identik dengan pekerjaan bangunan gedung dan perumahan. Pekerjaan arsitektural dilakukan oleh tenaga ahli dengan sertifikasi arsitektur atau yang sering kita sebut dengan arsitek. Untuk proyek pemerintah dengan kelas tertentu, tenaga ahli yang mengerjakan pekerjaan arsitektural wajib memiliki SKA arsitek dengan tingkatan yang dipersyaratkan. Baca juga Pengertian SKA dan SKT Fungsi, Perbedaanya, Dasar Hukum dan Persyaratannya Pekerjaan sipil produk pekerjaan sipil Pekerjaan sipil yang mencakup pembangunan fisik berbagai fasilitas publik seperti pelabuhan, bandar udara, jalan kereta api, pengamanan pantai, saluran irigasi atau kanal, bendungan, terowongan, struktural gedung, jalan, jembatan, reklamasi rawa, pekerjaan pemasangan perpipaan, pekerjaan pemboran, dan pembukaan lahan. Pekerjaan sipil biasanya berkaitan dengan perhitungan fisik dan kekuatan struktur suatu fasilitas. pekerjaan sipil meliputi perhitungan, perencanaan, pengawasan dan pelaksanaan suatu pembangunan. Sertifikasi untuk tenaga sipil berbeda untuk setiap bidang misalnya untuk jembatan sertifikasinya berbeda dengan bangunan gedung. Dalam sebuah proyek pemerintah, seseorang biasanya hanya boleh menggunakan satu SKA untuk satu proyek. Pekerjaan mekanikal dan elektrikal pekerjaan mekanikal elektrikal Pekerjaan mekanikal dan elektrikal sering disingkat pekerjaan ME merupakan pekerjaan pemasangan produk-produk rekayasa industri. - Pekerjaan mekanikal mencakup antara lain pemasangan turbin, pendirian dan pemasangan instalasi pabrik, kelengkapan instalasi bangunan, pekerjaan pemasangan perpipaan air, minyak dan gas. - Pekerjaan elektrikal mencakup pembangunan jaringan transmisi dan distribusi kelistrikan, pemasangan instalasi kelistrikan, telekomunikasi beserta kelengkapannya. Dalam skala kecil pekerjaan ME biasanya terkait dengan pemipaan di rumah, pemasangan jalur kabel, titik lampu, stop kontak, saklar, AC, pemanas air dan sebagainya. Untuk dapat mengerjakan pekerjaan ME secara legal, seseorang juga membutuhkan sertifikat ME sesuai bidangnya. Baca juga Standar dan aturan Ruang Parkir pada Gedung, Basement atau Bangunan Khusus Parkir Pekerjaan tata lingkungan Pekerjaan tata lingkungan mencakup pengolahan dan penataan akhir bangunan maupun lingkungannya. Bagaimana mengelola dampak dari pembangunan terhadap lingkungan di sekitarnya merupakan tugas dari tata lingkungan. Bidang Ilmu dalam Teknik Bangunan Disiplin ilmu yang relevan dengan teknik bangunan dan konstruksi antara lain − Teknik Sipil, untuk struktur bangunan dan pondasi − Arsitektur, untuk desain bentuk bangunan, fungsi, peraturan bangunan dan spesifikasinya − Mekanikal, untuk penghawaan, pengkondisian udara dan sistem pelayanan mekanikal bangunan − Elektrikal, untuk distribusi daya serta sistem kontrol dan elektrik bangunan − Fisika bangunan, untuk pencahayaan dan akustika bangunan − Ekonomi rekayasa, untuk studi kelayakan dan analisis proyek secara ekonomi − Manajemen konstruksi, untuk pengelolaan atau manajemen proyek Demikianlah mengenai jenis-jenis pekerjaan konstruksi sesuai dengan UU no 18 tahun 1999. Semoga bermanfaat dan dapat menginspirasi sahabat sekalian. Referensi UU No 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi Ariestadi, Dian. 2008. Teknik Struktur Bangunan Jilid 1 untuk SMK. Jakarta Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Jakarta - Konstruksi adalah teknik pembangunan berupa bangunan gedung dan bangunan sipil, khususnya dengan disiplin profesional yang bisa digunakan untuk mendesain dan membangun infrastruktur. 22 Manfaat BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Wajib Diketahui 9 Manfaat Marmer bagi Kehidupan, Banyak Digunakan untuk Keperluan Konstruksi 6 Potret Konstruksi Bangunan Ini Nyeleneh Banget, Bikin Geleng Kepala Dalam modul berjudul Pemahaman Umum Pengawasan Konstruksi yang diterbitkan Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat PUPR, contoh pekerjaan konstruksi adalah jalan, jembatan, gedung, perumahan, bendungan, saluran irigasi, dan lainnya. Konstruksi adalah teknik pembangunan yang didapat oleh mahasiswa teknik konstruksi dari kursus desain dan kursus manajemen konstruksi. Tujuannya untuk memahami fungsi desain dan prasyarat pembangunan. Dijelaskan, ada lima teknik konstruksi yang perlu diketahui. Mulai dari teknik Survey & Investigation, teknik Design, teknik Land Aquasiation, teknik Construction, dan teknik bangunan. Agar lebih memahami simak penjelasannya. Berikut ulas lebih mendalam tentang konstruksi adalah teknik pembangunan bangunan gedung dan bangunan sipil, Minggu 20/11/2022.Mengunjungi Qatar di gelaran Piala Dunia 2022, Anda akan menemukan banyak museum berarsitektur megah dan indah. Salah satunya Museum Nasional Qatar yang bangunannya berbentuk Mawar Gurun. Penasaran seperti apa?Pekerja menyelesaikan proyek halte Trans Jakarta, di Sudirman, Jakarta, Jumat 18/11/2022. YuniarKonstruksi adalah teknik pembangunan yang terdiri dari proses pembangunan, pemeliharaan, dan perbaikan. Konstruksi adalah teknik pembangunan dengan disiplin profesional yang bisa digunakan untuk mendesain dan membangun infrastruktur. Dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, pekerjaan konstruksi adalah keseluruhan atau sebagian kegiatan yang meliputi pembangunan, pengoperasian, pemeliharaan, pembongkaran, dan pembangunan kembali suatu bangunan. Ahli dalam bidang konstruksi adalah menggabungkan teknik dari insinyur sipil dan manajer konstruksi. Ahli dalam bidang konstruksi disebut insinyur konstruksi atau kontraktor, penyedia jasa konstruksi. Insinyur konstruksi adalah mampu memegang lisensi Insinyur Profesional PE, sementara manajer konstruksi tidak. Pada tingkat pendidikan, Universitas Krisnapwipayana menjelaskan manajer konstruksi tidak berfokus pada perancangan, tetapi prosedur konstruksi, metode, dan manajemen sumber daya manusia. Dalam UUJK Nomor 2 tahun 2017, pekerjaan konstruksi adalah keseluruhan atau sebagian kegiatan yang berhubungan dengan teknik pembangunan, pengoperasioan, pemeliharaan, pembongkaran, dan pembangunan kembali suatu bangunan. Konstruksi adalah teknik pembangunan yang didapat oleh mahasiswa teknik konstruksi dari kursus desain dan kursus manajemen konstruksi. Ini yang memungkinkan mereka memahami teknik konstruksi berupa fungsi desain dan prasyarat pembangunan yang diperlukan untuk mendesain dan membangun infrastruktur. Dalam modul berjudul Pemahaman Umum Pengawasan Konstruksi yang diterbitkan Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat PUPR, contoh pekerjaan konstruksi adalah jalan, jembatan, gedung, perumahan, bendungan, saluran irigasi, dan lainnya. Contoh pekerjaan konstruksi dengan teknik konstruksi adalah hanya bangunan gedung dan bangunan sipil, sesuai pendekatan Central Product Clasification CPC. Konstruksi adalah teknik pembangunan demikian merujuk pada UU Nomor 2 Tahun 2017 tetang Jasa dan Teknik Pekerjaan KonstruksiPekerja menyelesaikan perawatan gedung kura-kura DPR RI di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin 7/11/2022. YuniarJenis-Jenis Pekerjaan Konstruksi Pekerjaan konstruksi dengan teknik konstruksi adalah hanya bangunan gedung dan bangunan sipil. Ini jenis-jenis pekerjaan konstruksi yang dijelaskan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau mengutip Rani 2016 1. Jenis Konstruksi Bangunan Gedung Apa saja yang termasuk jenis konstruksi bangunan gedung? Contoh konstruksi bangunan gedung adalah bangunan gedung, perumahan, hotel, dan lain-lain. Ini ciri-ciri jenis konstruksi bangunan gedung - Konstruksi bangunan gedung mampu menghasilkan tempat orang bekerja kantor, gedung, dan lain-lain. - Konstruksi bangunan gedung tempat kerjanya pada lokasi yang relatif kecil. - Konstruksi bangunan gedung memiliki kondisi pondasi pada lokasi yang relatif kecil. - Konstruksi bangunan gedung membutuhkan manajemen untuk “progressing” pekerjaan. 2. Jenis Konstruksi Bangunan Sipil Apa saja yang termasuk jenis konstruksi bangunan sipil? Contoh jenis konstruksi bangunan sipil adalah bangunan jembatan, jalan, lapangan terbang, terowongan, irigasi, bendungan, dan lain-lain. Ini ciri-ciri jenis konstruksi bangunan sipil - Konstruksi bangunan sipil pada proyek konstruksinya mengendalikan alam untuk kepentingan manusia. - Konstruksi bangunan sipil memiliki kecenderungan pekerjaan yang berlangsung pada lokasi luas dan panjang. - Konstruksi bangunan sipil memiliki kondisi pondasi geologi pada setiap lokasi sangat berbeda satu dengan lainnya. - Konstruksi bangunan sipil membutuhkan manajemen untuk memecahkan permasalah, bukan umbul progres. Teknik Pekerjaan Konstruksi Dua jenis pekerjaan konstruksi tersebut dikerjakan dengan tahapan sesuai teknik pekerjaan konstruksi. Dalam modul berjudul Pemahaman Umum Pengawasan Konstruksi yang diterbitkan Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat PUPR ada lima teknik pekerjaan konstruksi 1. Teknik Feasibility Studi Investigation Survey & Investigation Ini teknik pekerjaan konstruksi yang bertujuan untuk melakukan studi kelayakan atau tidaknya bangunan atau konstruksi untuk dibangun. 2. Teknik Perencanaan Teknis atau Desain atau Perancangan Design Ini teknik pekerjaan konstruksi yang bertujuan untuk mendesain atau merancang bangunan atau konstruksi yang dibutuhkan fungsi tertentu yang telah layak untuk dibangun. 3. Teknik Pengadaan Tanah Land Aquasiation Ini teknik pekerjaan konstruksi yang bertujuan untuk mengadakan lahan atau tanah oleh Pengguna Jasa Procurement atau Pelelangan dari Pengadaan Jasa pelaksana Konstruksi. 4. Teknik Pelaksanaan Konstruksi Construction Ini teknik pekerjaan konstruksi yang bertujuan untuk membangun bangunan atau konstruksi yang telah dirancang atau di desain sebelumnya. 5. Teknik Bangunan atau Konstruksi Dipergunakan atau Beroperasi dan Dirawat. Ini teknik pekerjaan konstruksi yang bertujuan untuk pemanfaatan, pemeliharaan, dan perawatan bangunan yang telah dibangun. Bangunan konstruksi dibongkar praktiknya dilakukan pembongkaran bila bangunan sudah tidak layak fungsi dan membahayakan.* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. Dalam dunia pengadaan atau proyek manajemen tidak asing lagi dengan istilah Tabel RAB Rencana Anggaran Biaya. RAB adalah perkiraan biaya yang akan digunakan untuk melaksanakan suatu proyek. Sesuai dengan namanya maka perencanaan ini bisa menjadi sebuah dokumen untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk kedepannya. Dokumen tersebut akan selalu menjadi acuan untuk selalu melihat ke depan mengenai proyek atau umum RAB bisa disajikan dalam bentuk tabel agar lebih mudah dalam menjabarkan rinciannya. Secara umum poin yang ada dalam tabel tersebut terdiri dari nama Jenis/ Uraian Pekerjaan, Volume, Analisa, Harga Satuan Rp, Jumlah Harga Rp, Total Harga Rp, dan lain sebagainya. Pada tabel Rencana Anggaran Biaya terdapat item-item Uraian pekerjaan, volume, Secara lebih rinci, jenis-jenis pekerjaan pada konstruksi bangunan gedung dapat dikelompokkan menjadiPekerjaan persiapan adalah kelompok pekerjaan yang pertama kali dilakukan sebelum sebuah proyek konstruksi bangunan dimulai. Yang termasuk dalam kelompok pekerjaan persiapan antara lain Pembuatan pagar sementara, Pengukuran dan pemasangan Pembuatan kantor Pembuatan gudang Pembuatan rumah Pembersihan dan perataan Pembuatan bedeng Pembuatan perancah dari Pembuatan jalan Pekerjaan pekerjaan persiapan bisa berbeda antara proyek yang satu dengan yang lainnya, tergantung besar kecilnya proyek. Sebagai contoh, untuk pekerjaan bangunan dengan skala kecil, mungkin saja hanya ada pekerjaan pembersihan lapangan dan pemasangan termasuk dalam kelompok pekerjaan tanah, antara lain adalah Pekerjaan galian tanah. Pekerjaan galian ada bermacam-macam, tergantung jenis tanah dan Pekerjaan pembuangan Pekerjaan pemadatan Pekerjaan uruganPondasi adalah bagian struktur bangunan yang terletak di bawah permukaan tanah, yang berfungsi menyalurkan beban suatu bangunan ke dalam tanah sehingga bangunan dapat berdiri kokoh. Pondasi harus terletak pada tanah yang stabil dan mempunyai daya dukung cukup sesuai dengan beban yang ada. Berdasarkan letaknya di bawah permukaan tanah, pondasi dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu Pondasi Pondasi Pondasi dalamPemilihan jenis pondasi pada suatu pekerjaan konstruksi tergantung pada daya dukung tanah dan besar kecilnya beban suatu konstruksi di konstruksi bangunan sederhana, biasanya menggunakan pondasi batu kali. Yang termasuk dalam kelompok pekerjaan pondasi batu kali adalaha. Pasangan batu kosong aanstampingb. Pasangan batu belahBeton adalah campuran semen Portland, agregat halus pasir, agregat kasar kerikil dan air dengan perbandingan tertentu. Beton yang dikombinasikan dengan baja tulangan disebut beton bertulang. Tulangan baja akan memberikan kekuatan tarik yang tidak dimiliki oleh beton. Dalam sebuah proyek konstruksi yang termasuk dalam kelompok pekerjaan beton adalah Pekerjaan Pekerjaan Pekerjaan Pekerjaan PVC WaterstopBerdasarkan bagian dari suatu konstruksi gedung, pekerjaan beton dibedakan menjadia. Pekerjaan pondasi beton bertulangb. Pekerjaan sloof beton bertulangc. Pekerjaan kolom beton bertulangd. Pekerjaan ring balk beton bertulange. Pekerjaan balok beton bertulangf. Pekerjaan plat beton bertulangg. Pekerjaan tangga beton bertulangPekerjaan pasangan meliputi Pasangan Pekerjaan penutup adalah bagian dari bangunan yang berfungsi untuk membatasi ruang luar dan ruang dalam maupun antara ruang yang satu dengan ruang yang lain. Berdasarkan bahan yang digunakan, pekerjaan pasangan dinding bisa dibedakan menjadi Pasangan dinding bata merah Pasangan dinding batako Pasangan dinding kayu Pasangan dinding hebelSelain dengan plesteran dan acian, pasangan dinding juga bisa ditutup dengan pasangan keramik dinding atau pasangan batu alam pada penutup lantai ada banyak macamnya, antara lain keramik, marmer, granit dan ubin PC. Sedangkan untuk ruang luar digunakan paving block, koral sikat atau batu Pekerjaan langit-langit / plafondPekerjaan langit-langit meliputi pekerjaan rangka, pekerjaan penutup langit-langit dan pekerjaan list langit-langit. Berdasarkan bahan yang dipakai, rangka langit-langit bisa dibuat dari kayu atau besi hollow. Sedangkan berdasarkan bahan yang dipakai, penutup langit-langit, antara lain dibedakan menjadi Langit-langit asbes Langit-langit tripleks Langit-langit gypsum board Langit-langit calsiboardAtap adalah bagian bangunan yang sangat penting, karena berfungsi untuk melindungi penghuninya dari panas dan hujan. Yang termasuk pekerjaan atap antara lain adalah Pekerjaan Pekerjaan rangka atap, yang meliputi murplat balok dinding, balok nok, gording, jurai luar dan jurai Pekerjaan usuk dan Pekerjaan penutup Pekerjaan Pekerjaan lisplankBahan-bahan yang digunakan untuk kuda-kuda dan rangka atap antara lain kayu, baja IWF maupun baja ringan. Sedangkan bahan penutup atap bisa menggunakan, asbes, seng, genteng multiroof, genteng onduline, genteng keramik, genteng beton dan lain-lain. 8. Pekerjaan Pintu dan JendelaPekerjaan pintu dan jendela meliputi Pekerjaan kusen pintu dan Pekerjaan panil Pekerjaan daun jendela Pekerjaan boven light9. Pekerjaan kunci dan kacaPekerjaan kunci dan kaca adalah pekerjaan-pekerjaan untuk melengkapi pekerjaan pintu dan jendela. Yang termasuk dalam pekerjaan kunci dan kaca antara lain adalah Pemasangan kunci Pemasangan selot Pemasangan engsel Pemasangan engsel Pemasangan kait Pemasangan Pemasangan Pemasangan rel untuk pintu Pemasangan kaca Pemasangan Pemasangan kaca patri10. Pekerjaan pengecatan pada sebuah bangunan gedung meliputi Pengerokan/pengikisan permukaan cat lama, baik cat dinding, cat kayu maupun cat Pelapisan bidang kayu dengan teak Pelapisan bidang kayu dengan Pelapisan bidang kayu dengan residu atau Pengecatan kayu lama maupun Pengecatan dinding Pengecatan dinding Pelapuran dengan Pemasangan wall Pengecatan baja/besiYang termasuk dalam pekerjaan sanitasi adalah Pemasangan Pemasangan Pemasangan Pemasangan bak Pemasangan Pemasangan/pembuatan bak Pemasangan floor Pemasangan bak cuci Pemasangan kran12. Pekerjaan garis besar, lingkup pekerjaan bangunan gedung meliputi kelompok-kelompok sebagai berikut1. Design Development, adalah kelompok kerja yang bertugas menyiapkan dokumen-dokumen kelengkapan sebuah proyek konstrusi. Dokumen-dokumen yang dimaksud antara lain adalah Dokumen Dokumen asuransi dan Shop drawing gambar perencanaan dan as built drawing gambar terlaksana Site management, yaitu kelompok yang menyiapkan dokumen perencanaan Dokumentasi proyek apabila pekerjaan sudah dilaksanakan, mulai dari dokumentasi 0% pekerjaan sampai 100%.2. Site Work, adalah kelompok yang mengatur segala sesuatu di lokasi proyek sebelum dan selama pelaksanaan proyek bangunan gedung. Lingkup pekerjaan pada kelompok ini adalah Setting Out, yaitu tahapan mengatur penempatan fasilitas-fasilitas yang diperlukan dalam sebuah proyek pembangunan gedung, misalnya kantor sementara, gudang bahan bangunan, area bongkar muat bahan bangunan dan Fasilitas sementara, adalah segala sesuatu yang harus ada agar proyek pembangunan gedung dapat berjalan seperti kantor sementara, gudang bahan bangunan, area bongkar muat bahan bangunan dan Mobilisasi dan demobilisasi, adalah tahapan pengangkutan bahan-bahan bangunan maupun peralatan yang diperlukan dalam suatu pekerjaan Pembersihan lahan, adalah tahapan yang harus dilakukan sebelum memulai pekerjaan pada sebuah proyek Galian, pemotongan dan timbunan, dilakukan dalam satu rangkaian pekerjaan pembersihan lahan, terutama untuk lokasi site berkontur yang memerlukan proses cut and Pekerjaan Struktural, yang meliputi kelompok-kelompok pekerjaan Pekerjaan struktur di atas tanah, meliputi pekerjaan rangka bangunan dan dinding Pekerjaan struktur di bawah tanah, yang dimaksud adalahan pekerjaan pasangan Rangka atap4. Pekerjaan Arsitektur, meliputi pekerjaan-pekerjaan sebagai berikut Pekerjaan Pekerjaan Pekerjaan kayu dan Perlindungan suhu dan Bukaan jendela, pintu dan kusen Finishing5. Pekerjaan Pemanasan, ventilasi dan pengkondisian Pencegahan kebakaran6. Pekerjaan Sistem distribusi jaringan Sistem Sistem Pencegahan petir7. Fasilitas Eksterior Paving, tempat parker dan Pagar dan gerbang Pertamanan dan landscapingSumber LAMPIRANPERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT NOMOR 28/PRT/M/2016 TENTANG ANALISIS HARGA SATUAN PEKERJAAN BIDANG PEKERJAAN UMUM Artikel kali ini membahas mengenai jenis-jenis pekerjaan yang dikerjakan oleh kontraktor di bidang konstruksi bangunan dan interior. Perlu diingat, jika membahas kontraktor, berarti kontraktor tersebut akan mengerjakan jenis pekerjaan yang disepakati sesuai kontrak kerja. Untuk orang awam mungkin hanya mengetahui suatu kontraktor yang menyediakan jasa konstruksi dan interior itu langsung menggarap lahan bangunan dari nol hingga bangunan berdiri. Mungkin banyak yang masih bingung mengenai; Apa saja sih pekerjaan yang dikerjakan oleh kontraktor? Apa hanya mengkonstruksi bangunan saja? Jika memang hanya mengkonstruksi bangunan, maka bagaimana instalasi listrik pada bangunan tersebut? Apakah design interior bangunan tersebut dikerjakan oleh kontraktor yang sama? Lalu, apa saja yang tidak dikerjakan oleh kontraktor dalam melaksanakan pekerjaan konstruksi dan interior? Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat termasuk pada kategori FAQ Frequently Asked Question. FAQ tersebut mungkin tidak banyak dijelaskan oleh kontraktor-kontraktor yang anda ketahui. Kontraktor penyedia jasa konstruksi melayani pembangunan konstruksi untuk sebuah bangunan ataupun pembangunan infrastruktur skala besar. Ya, pekerjaan konstruksi memang terbagi menjadi dua, ada pekerjaan konstruksi bangunan, yang mana pekerjaan konstruksi bangunan mengeksekusi rancangan atau design arsitektur, tapi tahapan-tahapan pembangunan konstruksi akan dibahas lebih detail pada artikel khusus. Tahap awal mengerjakan pekerjaan konstruksi dan interior seharusnya dibuat dulu design atau rancangan arsitektur suatu bangunan tersebut. Design tersebut dibuat berbentuk gambar 3D Selanjutnya adalah pekerjaan konstruksi yang mengeksekusi rancangan arsitektur lanskap. Rancangan arsitektur lanskap adalah rancangan arsitektur yang berskala lebih besar. Biasanya rancangan tersebut meliputi infrastruktur, tata kota, pembangunan jalan, taman kota dan lain sebagainya. Tahapan eksekusinya hampir sama. Setelah mengetahui luas lahan untuk pembangunan, maka arsitek dapat membuat rancangan tata kota atau seni taman. Rancangan tata kota atau seni taman tersebut masuk ke dalam ranah rancangan pekerjaan arsitektur lanskap. Kontraktor yang menyediakan jasa konstruksi untuk sebuah bangunan diperlukan untuk mengkonstruksi suatu bangunan yang kokoh, berkualitas, nyaman dan tidak melupakan kegunaan dari banguanan itu sendiri, serta mengedepankan kebutuhan dan keinginan owner atau penghuninya. Selain itu mengkonstruksi bangunan dan memperhatikan beberpa hal penting lainnya, kontraktor juga akan bertanggung jawab penuh atas semua proses dan hasil yang dikerjakan sesuai dengan kontrak kerja yang berlaku. Pekerjaan-pekerjaan yang dikerjakan oleh kontraktor memang menyesuaikan kontrak kerja yang sudah disetujui oleh kedua belah pihak; pihak owner dan pihak kontraktor. Dengan begitu, pekerjaan-pekerjaan yang ada di kontrak kerja tersebut dapat dilaksanakan. Pada dasarnya pekerjaan-pekerjaan yang ada dan disetujui oleh kedua belah pihak dalam kontrak kerja, antara lain Pekerjaan Arsitektur Pekerjaan arsitektur adalah pekerjaan yang merencanakan sebuah rancangan bangunan, serta memberikan pengawasan pada proses konstruksi bangunan. Pekerjaan arsitektur itu meliputi denah bangunan, penempatan pintu, jendela, lantai, dinding, dan posisi ruangan. Biasanya yang membuat rancangan atau design suatu bangunan ini adalah seorang yang berprofesi sebagai arsitek dan dapat pula dibantu oleh insinyur sipil. Pekerjaan tersebut juga dapat disebut pekerjaan yang dilakukan oleh konsultan arsitek. Konsulten arsitek akan membuat gambaran design dan berdiskusi dengan owner perihal bangunan sekaligus gaya bangunan yang diinginkan. Struktural mempunyai kata dasar struktur. Struktur adalah pekerjaan yang mengerjakan bagian-bagian atau elemen-elemen yang dapat membentuk bangunan. Elemen struktur berfungsi untuk mendukung keberadaan elemen-elemen non-struktur interior, exterior, dll. Pekerjaan struktural meliputi kegiatan pengecoran, semen, dan fondasi bangunan. Sama seperti namanya, pekerjaan struktural itu pekerjaan yang menyangkut struktur suatu bangunan. Pekerjaan ini biasanya menjadi pertanda bahwa proyek atau gambar kerja yang dibuat sudah dieksekusi. Pekerjaan ini diawali dengan pembuatan fondasi bangunan. Untuk diingat, pekerjaan struktural hanya dapat dikerjakan setelah menyelsaikan gambar kerja. Mungkin pekerjaan struktural dapat dikerjakan tanpa gambar kerja, tetapi jika dikerjakan tanpa gambar kerja, tanpa hitung-hitungan yang matang, dan terlebih tanpa dikerjakan dan diawasi oleh tenaga ahli, maka pekerjaan struktur tersebut tidak akan maksimal. Maka dari itu, sebuah kontraktor menawarkan sebuah perencanaan dan perencanaan yang dilakukan sebelum mengkonstruksi suatu bangunan itu mutlak adanya Pengadaan Interior Pengadaan interor adalah pekerjaan untuk mengisi atau mengadakan suatu ruangan dengan penataan ruangan yang memiliki nilai estetika. Dekorasi ruanganpun menjadi bagian dari pekerjaan pengadaan interior itu sendiri. Selain mengeksekusi pekerjaan arsitektur dan pekerjaan struktural, sebuah kontraktor biasanya menawarkan juga jasa untuk mendekorasi interior. Pekerjaan pengadaan interior ini meliputi furniture, perpaduan warna/cat ruangan, perabot-perabot, serta penerangan atau warna lampur yang digunakan dapat menjadi bagian dari pekerjaan interior. Kunci dari pengadaan interior adalah nilai estetika. Nilai-nilai seni dapat diterapkan dalam merancang dan mengerjakan pengadaan interior. Tidak lain, nilai estetika tersebut diperlukan agar ruangan yang didekorasi memunculkan suasana yang membuat nyaman penghuninya. 4. Instalasi Mekanikal & Elektrikal Instalasi mekanikal dan elektrikal merupakan sistem pendukung yang memerlukan sebuah sistem mekanis sin sitem tenaga listrik. Instalasi-instalasi tersebut merupakan sebuah penunjang yang tidak dapat dipisahkan dari sebuah konstruksi bangunan. Instalasi-instalasi tersebut adalah hal penting karena suatu bangunan pasti membutuhkan air, kelistrikan, pemadam kebakaran, dan tata udara yang baik. – Instalasi mekanikalInstalasi mekanikal meliputi tata udara Air Conditioning, pemadam kebakaran hydrant, kompresor, elevator lift dan pemipaan atau plumbing. – Instalasi elektrikalInstalasi elektrikal meliputi instalasi kelistrikan, sistem penangkal petir, cctv dan lain-lain. Instalasi elektrikal diperlukan agar komponen-komponen yang dibutuhkandapat beroperasi dengan baik. Bayangkan saja jika suatu konstruksi bangunantidak ditunjang dengan dengan salah satu pekerjaan di atas, maka dapat dipastikan proyek tersebut tidak akan dapat digunakan sebagaimana mestinya. Semua poin-poin yang dijabarkan di atas adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam mengerjakan konstruksi sebuah bangunan; entah itu gedung, tata kota, commercial, perumahan dan lain sebagainya. Jika anda menggunakan jasa kontraktor, maka semua pekerjaan di atas dapat dikerjakan oleh kontraktor. Kontraktor bertanggung jawab atas proses pekerjaan konstruksi tersebut sampai bangunan itu digunakan. Mungkin sebelum anda memilih untuk menggunakan jasa kontraktor, anda dapat membaca artikel TIPS MEMILIH JASA KONTRAKTOR BANGUNAN DAN INTERIOR Fokus Bidang Pekerjaan Meirive Contractor Meirive yang berperan sebagai general contractor di industri konstruksi dan pengadaan interior, memfokuskan bidang pekerjaan kami seperti poin-poin yang sudah anda baca di atas. Meirive dapat mengerjakan segala pekerjaan konstruksi, interior beserta turunan-turunan pekerjaannya dengan baik. Sebagai kontraktor yang mempunyai spesialisasi di bidang konstruksi bangunan dan pengadaan interior, kami tidak menutup diri untuk mengerjakan hanya beberapa atau salah satu jenis pekerjaan konstruksi tersebut. Satu yang Meirive janjikan untuk customer dan calon customer kami, kepuasan kalian adalah prioritas kami dan kami yakin, dengan mengkolaborasikan kepuasan customer, standard pelayanan dan produk terbaik kami, maka akan menghasilkan bangunan yang anda ingin dan butuhkan dengan kualitas terbaik yang dapat bersaing dengan kontraktor-kontraktor besar yang terkesan prestisius. - Alat kerja merupakan salah satu komponen pokok pelaksanaan proyek konstruksi selain material / bahan dan tenaga kerja. Kebutuhan jenis dan jumlah alat kerja ini bermacam-macam tergantung dari apa saja lingkup kerja proyek secara keseluruhan. Biasanya untuk pelaksanaan proyek konstruksi gedung bertingkat tinggi dengan basement ada beberapa kebutuhan jenis alat kerja termasuk alat berat. Apa saja jenis alat kerja atau alat berat yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut? JENIS PERALATAN UNTUK PROYEK KONSTRUKSI No Jenis Peralatan Keterangan 1 Tower Crane Alat angkat yang sering digunakan pada proyek konstruksi untuk mengangkat material, pembesian tulangan beton yang sudah dirakit, dan pengecoran beton. Biasa digunakan untuk proyek konstruksi bangunan tinggi. 2 Mobile Crane Alat angkat juga yang lebih sering digunakan untuk pekerjaan konstruksi baja biasa bukan gedung bertingkat tinggi dan durasi yang singkat. 3 Passenger HoistAlat untuk transportasi vertikal atau lift material dan tenaga kerja. 4 Genset Alat untuk kebutuhan listrik kerja peralatan konstruksi seperti tower crane dan passenger hoist. Biasanya untuk listrik kerja seperti penerangan dan kebutuhan listrik yang lain menggunakan sambungan listrik sementara dari PLN. 5 Pompa air & Tandon Air Alat untuk kebutuhan air kerja biasa menggunakan air dari sumur dangkal atau sumur pantek yang dipompa ke tandon air. 6 Excavator Alat untuk melakukan pekerjaan galian dengan volume besar. 7 Dump Truck Alat untuk mendatangkan tanah untuk urugan dalam jumlah besar atau membuang hasil galian dengan jumlah besar keluar lokasi proyek. 8 Truck Tronton Alat transportasi untuk mobilisasi material dan peralatan yang besar ukuran atau volumenya. 9 Mobil Pick Up Alat transportasi untuk mobilisasi material dan peralatan yang tidak terlalu besar. 10 Theodolite Alat untuk pekerjaan survei pemetaan, pengukuran, dan marking. 11 Waterpass Alat untuk pekerjaan survei pengukuran elevasi dan marking. 12 Scafolding Struktur sementara untuk penyangga pada saat pekerjaan pengecoran beton. Selain itu scafolding juga berfungsi sebagai tempat bekerja yang aman bagi tukang untuk melaksanakan pekerjaan di atas ketinggian. 13 Air Compressor Alat yang menghembuskan udara bertekanan tinggi yang berfungsi untuk membersihkan area yang akan dicor beton dari sisa-sisa pekerjaan beksiting dan pembesian seperti potongan kawat dan serbuk kayu serta debu. 14 Concrete Vibrator Alat untuk memadatkan / menggetarkan adukan beton segar pada saat pengecoran agar tidak ada gelembung udara yang terperangkap yang dapat menyebabkan hasil cor beton keropos. 15 Bar Bender Alat untuk pekerjaan tekuk / bengkok besi tulangan. 16 Bar Cutter Alat untuk pekerjaan pemotongan besi tulangan. 17 Mesin Las Alat untuk pekerjaan sambungan las, biasanya pada pekerjaan konstruksi baja. Demikian sedikit ulasan tentang 17 Jenis Peralatan Untuk Proyek Konstruksi khususnya pembangunan gedung bertingkat. Mungkin ada beberapa alat yang belum kami sebutkan tetapi seperti sudah kami utarakan di atas bahwa kebutuhan jenis dan jumlah peralatan untuk proyek konstruksi sangat tergantung dari lingkup pekerjaan dan skala proyeknya besar atau kecil. Untuk perkiraan harga sewa alat konstruksi silahkan simak artikel sebelumnya tentang Daftar Harga Sewa Alat Berat Konstruksi. Peralatan pekerjaan pondasi tidak kami sebutkan karena biasanya sudah disediakan oleh pihak kontraktor spesialis pondasi baik itu tiang pancang maupun tiang bor / bor pile.

jenis jenis pekerjaan pada konstruksi bangunan gedung