cara menghilangkan bau lem aquarium baru

TampilanBaru CARA MENGHILANGKAN BEKAS LEM MUDAH DAN CEPAT, Terbaru!. Video Cara Menghilangkan Bekas Plester Di Dinding Paling Heboh!. Bahasan menarik dari video CARA MENGHILANGKAN BEKAS LEM MUDAH DAN CEPAT ini adalah cara menghilangkan bekas plester di dinding paling dicari!, cara menghilangkan bekas lem stiker pada botol plastik, cara Produknyatersedia dalam beberapa seri, seperti Extreme, Ultra, iXpand, dan Cruzer. Kapasitas flashdisk juga beragam, mulai dari 16 GB, 64 GB, hingga 1 TB. Dalam artikel ini, kami akan memberikan beberapa informasi mengenai cara memilih flashdisk SanDisk yang bagus. Kami juga akan merekomendasikan produk terbaiknya. JualAneka Produk untuk Macam Macam Hobi & Kebutuhan Gaya Hidup Terbaru › Cicilan 0% Gratis Ongkir 100% Original Ruparupa. Membahasseputar masalah pribadi dan info terbaru tentang yang lagi update . Rabu, 29 Desember 2021. Kalender baru tahun 2022. Kutu air yang menahun di sela kaki sebelah cara dilakukan mulai pake kalpanax langsung kering tapi kumat lagi, kalo pake albotyl sama aja. sedangkan kalo pake salep 88 juga gak mempan.Coba produk Kadang motor baru pun diembat juga. Pernah dua motor matic saudara saya, belum ada plat nopolnya, digigit tikus juga," kata Ikim. "Solusinya gampang, tinggal kasih kamper atau lem aquarium. Binatang kayak tikus, kecoa, ular, nggak suka sama bau yang nyengat banget," pungkasnya. Simak Video "Biar Awet! Ini Cara Merawat Motor Matik di Rumah Rencontre De Femme Celibataire Sur Facebook. Durasi Baca 11 - 12 MenitBaru mulai hobi memelihara ikan? Memelihara ikan di akuarium membutuhkan perhatian dan perawatan khusus, loh. Selain merawat ikan, Anda juga perlu tahu cara membersihkan kerak akuarium yang bikin akuarium terlihat kotor dan tidak indah. Selama pandemi COVID-19, masyarakat menghabiskan sebagian besar waktunya di rumah. Banyak yang kemudian menjajal hobi baru, salah satunya memelihara ikan di hewan peliharaan memang menjadi kesenangan tersendiri. Ada yang bilang, memandangi ikan berenang di dalam akuarium dapat menenangkan pikiran dan membuat suasana hati menjadi positif. Bila Anda berminat memelihara ikan di akuarium, Anda perlu mempelajari perawatan ikan maupun akuariumnya. Cari tahu cara menjaga air di dalam akuarium tetap bersih, berapa kali dalam sebulan akuarium perlu dibersihkan, hingga cara membersihkan kerak seiring waktu, akuarium kaca yang awalnya jernih berkilau bisa berubah menjadi kusam dan bahkan Akuarium KotorAda beberapa hal yang dapat menyebabkan akuarium terlihat Lumut yang CepatJika kaca akuarium sudah ditumbuhi lumut, air akan ikut berwarna hijau akibat pertumbuhan alga yang cepat. Tumbuhnya lumut ini bukan hanya mengurangi keindahan akuarium, tetapi juga bisa merugikan ikan-ikan di dalamnya. Lumut dapat menguras oksigen di dalam air, yang juga dibutuhkan oleh ikan-ikan. Filter Akuarium Kurang BaikMenempatkan filter di dalam akuarium sangat penting untuk menjaga kejernihan air. Filter akan menyaring segala macam kotoran, mulai dari feses ikan hingga sisa pakan yang tidak termakan. Tanpa filter di dalam akuarium, kotoran-kotoran tersebut akan mengendap di dasar BerlebihanCahaya yang dimaksud di sini bisa dari lampu yang diletakkan di dekat akuarium ataupun cahaya matahari yang menyorot langsung ke akuarium. Semakin terang cahaya dan semakin lama mengenai akuarium, maka akuarium akan semakin cepat berlumut. Terlalu Banyak Memberi PakanBila terlalu banyak memberi pakan, pasti akan ada yang tersisa tidak dimakan ikan. Sisa pakan itu akan mengendap di dasar akuarium dan membuat air menjadi keruh. Pakan ikan juga bernutrisi sehingga dapat menyuburkan pertumbuhan lumut dan alga sehingga air menjadi berwarna kehijauan. Muncul Kerak pada Kaca AkuariumBila Anda melihat kaca akuarium seperti dilapisi noda putih, itu adalah residu hasil penguapan air sadah air dengan kadar mineral tinggi. Saat air sadah menguap, gas air meninggalkan elemen yang menempel ke kaca dan meninggalkan residu putih bergaris-garis yang kemudian disebut kerak. Residu tersebut sebenarnya tidak membahayakan ikan, namun, cukup mengganggu keindahan akuarium. Bila akuarium Anda terlihat berkerak, berarti sudah saatnya untuk dibersihkan. Berikut alat-alat yang perlu disiapkan untuk membersihkan kerak pada aquariumSarung tangan LatexJeruk nipisPasta gigiSponsSikat gigiPembersih lantaiPemutih PakaianDeterjen PakaianCukaAda beberapa cara yang dapat Anda coba untuk membersihkan kerak akuarium. Anda cukup memilih cara cara membersihkan kerak akuarium yang paling sesuai atau yang bahannya tersedia di rumah. Jangan lupa untuk mengenakan sarung tangan Latex terlebih dulu sebelum menggunakan bahan-bahan kimia pembersih ini, ya!Gunakan Jeruk NipisAnda dapat mencoba cara ini bila memiliki jeruk nipis di rumah. Jeruk nipis memiliki kandungan asam yang dapat mengangkat lumut dan kerak pada kaca aquarium. CaranyaSiram bagian yang kotor dengan air kotoran hingga sedikit jeruk nipis pada bagian yang sudah bagian yang sudah ditetesi jeruk nipis dengan baking soda. Diamkan beberapa saat agar kedua bahan tersebut kembali bagian yang kotor hingga semua kotoran dengan air bersih hingga air jeruk tidak ada yang tertinggal di dalam Pasta GigiPasta gigi juga bisa membantu membersihkan kerak pada kaca akuarium. Begini caranyaSiram bagian akuarium yang kotor dengan air sedikit pasta gigi pada bagian yang kotor, ratakan dengan spons atau sikat selama 15–30 bagian yang sudah diolesi pasta gigi hingga kotoran dengan air hangat, kemudian keringkan dengan handuk atau lap Pembersih LantaiPembersih lantai juga bisa dimanfaatkan untuk cara membersihkan kerak aquarium. Begini caranyaTuang pembersih lantai pada bagian akuarium yang selama 20-30 bagian yang sudah dituang pembersih lantai hingga kerak akuarium beberapa kali untuk menghilangkan bau pembersih lantai yang cukup kuat. Anda juga bisa menggunakan sabun cuci piring untuk membantu menghilangkan bau pembersih lantai yang masih menempel pada Pemutih dan Deterjen PakaianPemutih dan deterjen pakaian juga bisa digunakan untuk membersihkan kerak pada akuarium, loh. Begini caranyaTuang pemutih pakaian dan deterjen pada bagian akuarium yang berkerak. Sikat bagian tersebut, kemudian diamkan beberapa kembali bagian tersebut hingga kerak akuarium dengan air hangat untuk membersihkan sisa deterjen dan pemutih pakaian. Karena kedua zat tersebut tergolong kuat, bila tercampur dengan air akuarium dapat membahayakan ikan. Maka pastikan saat membilas akuarium tidak ada deterjen dan pemutih pakaian yang CukaCuka memang diketahui dapat membersihkan berbagai jenis noda. Bila Anda menyimpannya di rumah, dapat juga dimanfaatkan untuk menghilangkan kerak pada permukaan kaca akuarium dengan lap atau cuka putih murni dan air ke dalam botol semprot dengan perbandingan 1 campuran air dan cuka pada permukaan akuarium yang akuarium selama 10-15 kain kering atau koran bekas untuk menggosok cairan pada bagian akuarium yang akuarium hingga kerak lepas dan bau cuka juga bisa menggunakan campuran cuka dan alkohol dengan perbandingan 1 cangkir air dan 1 sendok makan cuka. Gunakan alkohol minimal 70%.Cara membersihkan kerak akuarium menggunakan campuran cuka dan alkohol ini sama seperti saat menggunakan campuran cuka dan air. Karena alkohol memiliki sifat mudah menguap, maka pembersihan kerak dapat lebih efektif. Bau cuka yang menyengat juga bisa cepat hilang bila dicampur dengan Ikan PembersihTahukah Anda? Ada ikan yang dapat “bertugas” membersihkan akuarium? Namanya ikan sapu-sapu. Ikan ini populer dimanfaatkan untuk membersihkan akuarium karena kemampuannya mengonsumsi lumut dan alga. Hal itu yang menyebabkan akuarium jadi tidak mudah sapu-sapu juga cenderung jarang bergerak sehingga tidak mengganggu ikan Memelihara IkanBagi Anda yang baru ingin mulai memelihara ikan di akuarium, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan dan diketahui selain cara membersihkan kerak aquarium. Ukuran AkuariumPertimbangan ini sebaiknya dipikirkan lebih dulu sebelum yang lain. Pertama-tama, Anda dapat memilih ukuran akuarium berdasarkan area yang tersedia di dalam rumah. Selanjutnya, bila Anda baru pertama kali memelihara ikan, sebaiknya pilih akuarium ukuran kecil dulu karena lebih mudah ukuran akuarium juga ditentukan dengan jenis ikan yang ingin Anda pelihara. Untuk ikan kecil, tentu tidak masalah dengan akuarium berukuran kecil. Tetapi, untuk ikan besar, Anda tentu memerlukan akuarium yang berukuran besar pula agar ikan dapat leluasa IkanAda banyak spesies atau jenis ikan hias yang bisa dipelihara di akuarium, mulai dari ikan air asin, ikan air tawar, dan ikan tropis. Pilihan jenis ikan air tawar ikan louhan, ikan cupang, dan ikan lemon. Pilihan jenis ikan tropis guppy dan danios. Pilihan jenis ikan air asin clownfish dan angel IkanUmumnya, di dalam akuarium terdapat beberapa jenis ikan. Oleh karena itu, Anda perlu memahami ikan jenis apa saja yang cocok untuk disatukan di dalam akuarium. Bila ikan di dalam akuarium tidak akur, maka ikan bisa jadi stres dan cepat mati, meskipun kondisi akuarium sudah sangat hendak memilih jenis ikan, Anda perlu memperhatikan poin-poin iniKondisi air. Ada ikan yang menyukai air basa, dan ada juga yang menyukai air dengan kadar asam yang lembut. Sebaiknya Anda memilih ikan yang menyukai jenis air yang ikan. Ada ikan yang senang berenang cepat, ada yang senang berenang lambat, dan ada juga yang senang mengganggu ikan lain. Umumnya, ikan yang berenang cepat atau agresif makan lebih banyak dibandingkan ikan yang bergeraknya lambat. Jenis makanan. Pastikan ikan yang akan Anda pelihara dapat diberi jenis pakan yang IkanIkan berukuran besar biasanya diberi makan pelet, sedangkan ikan lainnya dapat diberi makanan kering beku. Saat membeli makanan ikan, pastikan kemasannya bersih dan kondisi pakan masih baik. Jumlah makanan yang diberikan ke ikan juga harus pas karena bila terlalu banyak dapat mengotori IkanKesehatan ikan juga penting, loh. Pastikan Anda membeli ikan yang kondisinya sehat, yaitu matanya jernih dan tidak ada luka di tubuhnya. Ikan yang sakit biasanya memiliki ciri-ciri mata keruh, sisik hilang, terdapat bercak menyerupai beludru dan bintik dapat mengetahui kondisi ikan sehat atau tidak dengan memperhatikan pergerakan atau perilakunya sebelum dibeli. Hindari membeli ikan yang pola berenangnya tidak beraturan atau hanya diam di salah satu sudut IkanAnda mungkin tergoda untuk memelihara lebih dari satu jenis ikan dengan berbagai ukuran di dalam satu akuarium. Namun, perlu diingat agar tidak memelihara ikan yang selisih ukurannya terlalu jauh. Ikan yang berukuran besar cenderung memakan apa pun yang bisa masuk ke mulutnya, termasuk ikan bertubuh kecil. Dengan informasi yang cukup, kini Anda dapat lebih siap untuk mulai memelihara ikan di akuarium. Jaga selalu kebersihan air dalam akuarium, ya! Dan, praktikkan cara membersihkan kerak akuarium agar akuarium senantiasa segar dipandang. 106 Parfum Al-Jana PARFUME PREMIUM ALJANA FRAGRANCE Telah hadir Parfum berbunga buah tin. Buah yg menurut rasulullah adalah buah surga yg juga Halikuljabbar abadikan di salah satu ini tertera ke kerumahtanggaan pure minyak wangi yang tembolok bibitnya lebih berbunga 40%. Jadi InsyaAllah tahan seharian wanginya. Minyak wangi Aljana Fragrance kebanggaan umat islam. Wanginya elegan dan kesepakatan cak bagi diajak ibadah shalat. Perpaduan antara buah tin dan air zam zam, air terbaik di sangat terbatas. Karena, sulitnya incaran formal non alkoholParfum premium dengan extrak buah Tin dipadu dengan air zam zam. Parfum Aljana FragranceKeharuman Suralaya itu nyata, Cocok bikin kado/hidayah bagi suami/inaiBuah tangan dari arab– air atar sholat– minyak wangi buku harianSetuju untuk menyambut rembulan ramadhan Peranakan dalam minyak wangi Aljana Fragrance 90% fragrance ekstrak biji kemaluan tin5% air zam zam, air terbaik di mayapada5% absoluteIsi bersih 35ml Mengaryakan patra wangi lakukan junjungan-laki hukumnya sunnah. Rasulullah berujar حبب إليّ من الدنيا النساء والطيب وجعل قرة عيني في الصلاة “Aku dikarunia rasa cinta dari dunia kalian wanita dan wangi-wangian dan dijadikan shalat sebagai penyejuk mataku” HR. An Nasa’i no. 3879 dan Ahmad no. 11845. .parfumsholat aljanafragrance parfumlakilaki parfumcowo parfumarab parfumislam parfumbuahtin parfumairzamzam pewangibuahtin pewangiairzamzam parfumngaji minyak wangi parfumsunnah minyakwangi minyakwangiislam minyakwangisholat minyakwangibuahtin minyakwangiairzamzam DAPATKAN DISINI Pemilik akuarium pasti familiar dengan bau amis dan tidak sedap dari akuarium mereka. Bau semacam ini juga umum tercium ketika kita jalan-jalan ke pasar ikan hias atau toko ikan hias. Bagi pecinta ikan hias sejati, bau ini sangatlah menyenangkan. Tapi jika kamu mencium bau amis menyengat dan mengarah pada bau busuk, maka mungkin ada yang salah dengan akuariummu. Kali ini kami akan membahas semua penyebab umum munculnya bau semacam ini di akuarium serta cara menghilangkannya dari akuariummu. Penyebab bau tak sedap pada akuarium 1. Ada ikan yang mati Tak bisa dipungkiri bahwa bau busuk yang berasal dari akuariummu bisa jadi berasal dari bangkai ikan kesayanganmu. Seekor ikan yang mati akan mengeluarkan bau amis dan busuk yang mengisi ruanganmu dengan aroma yang mengerikan. Aquarium bau amis – via Jika kamu memiliki tank yang penuh dengan dekorasi atau tanaman, ikan mati bisa sulit dikenali. Dan jika kamu memiliki akuarium komunitas yang penuh sesak, ikan yang hilang sangat sulit diketahui. Bisa jadi ikan sudah membusuk jauh di dasar substrat atau tersangkut di tanaman/dekorasi. Ikan yang hilang tersebut bisa menjadi sumber bau aneh. Pastikan untuk memeriksa di balik setiap batu, dekorasi, dan tanaman. Kamu akan heran melihat bangkai ikanmu bisa masuk di celah-celah sempit akuarium. Ikanmu yang mati mungkin bahkan tidak berada di dalam akuarium! Ini biasa terjadi dengan spesies ikan yang jago melompat seperti killifish dan arwana, yang dapat dengan mudah melompat keluar dari akuarium yang tidak memiliki tutup. Tak perlu heran, ikan yang keluar dari air tidak akan bertahan lama dan akan segera mati dan mengeluarkan bau tak sedap. Jika ikanmu bisa melompat, periksalah di belakang dudukan akuarium dan perabotan di dekatnya untuk mencari bangkainya. Untungnya, ikan mati adalah bau yang mudah dikendalikan. Bau tersebut akan segera menghilang setelah ikan dikeluarkan. Cara mencegah bau tak sedap yang disebabkan oleh ikan mati Sayangnya, ini adalah jenis bau yang paling sulit dikendalikan – tidak ada ikan yang hidup selamanya. Ini menyedihkan tapi benar. Hal terbaik yang dapat kamu lakukan adalah menjaga ikanmu agar berumur panjang dan sehat dengan melakukan perawatan yang benar. Kualitas air yang baik, tidak terlalu banyak penghuni, makanan yang tepat, dan perawatan rutin sangat membantu ikanmu hidup sehat. 2. Terlalu banyak memberi makan Kami tahu kamu tidak ingin ikanmu kelaparan, tetapi memberi makan berlebihan mungkin merupakan salah satu hal terburuk yang dapat kamu lakukan untuk ikanmu. Ini juga bisa menyebabkan bau mengerikan yang bersumber dari akuariummu. Coba lihat, ikanmu hanya akan memakan begitu banyak makanan dalam satu sesi makan. Apa pun yang tidak dimakan akan jatuh ke dasar akuariummu dan mulai membusuk. Saat makanan rusak, ini akan melepaskan gas dan menyebabkan bau busuk. Bau menjadi lebih kuat karena makanan yang tidak dimakan ini menumpuk. Rutinitas perawatan akuarium yang baik, seperti pembersihan filter dan penggunaan penyedot kerikil, bisa menghilangkan sebagian besar sisa makanan ikan yang busuk dan baunya. Cara mencegah bau tak sedap yang disebabkan oleh terlalu banyak makanan ikan Ini sebenarnya sangat sederhana cukup berikan ikanmu jumlah makanan yang bisa mereka makan dalam satu sesi atau beberapa menit. Dengan cara ini tidak akan ada makanan ikan yang tersisa yang mengeluarkan bau busuk. Dan angkat sisa makanan yang tidak dimakan. Mencari tahu berapa banyak makanan untuk ikanmu membutuhkan percobaan. Dengan begitu banyak spesies ikan yang berbeda dan berbagai jenis makanan ikan, jumlah yang tepat dapat bervariasi dari satu akuarium ke akuarium lain. Aturan praktisnya adalah memberi makan ikanmu hanya sebanyak yang bisa mereka habiskan dalam waktu 5 menit. 3. Kotoran ikan Bau busuk itu juga bisa disebabkan oleh makanan yang dimakan ikanmu. Jika akuariummu diisi dengan benar, kamu harus melakukan rutinitas perawatan mingguanmu jauh sebelum kotoran mulai tercium dari akuariummu. Seperti yang mungkin sudah kamu sadari Lebih banyak ikan = Lebih banyak kotoran Tumpukan kotoran cepat rusak dan mengeluarkan bau busuk. Cara mencegah bau tak sedap yang disebabkan oleh kotoran ikan Ini mudah dilakukan. Jangan terlalu banyak mengisi ikan di akuariummu dan hanya pelihara ikan yang sesuai dengan ukuran akuariummu. Overstocking adalah masalah yang biasa dialami oleh pemula yang miskin pengalaman. Sebelum kamu membeli ikan untuk akuariummu, bacalah dulu persyaratan pemeliharaan ikan tertentu di internet. Jika kamu sudah terlanjur dan akuariummu saat ini sudah terlalu banyak isinya, kamu memiliki dua opsi beli akuarium yang lebih besar atau buang beberapa ikanmu. Pilih yang mana hayo? 4. Tanaman yang membusuk Meskipun ini kurang umum dibanding penyebab lain dalam daftar ini, tanaman yang busuk dapat mengeluarkan bau busuk jika dibiarkan tanpa pengawasan. Tanaman mati mudah dikenali. Mereka tidak lagi terlihat seperti diri mereka sendiri dan sering berubah warna menjadi coklat atau hitam berlendir. Kamu harus mengangkat tanaman mati karena mereka juga merusak kualitas air. Jika kamu memiliki tanaman yang hanya memiliki beberapa daun mati, pemangkasan ringan sudah cukup untuk menghilangkan pucuk tanaman yang membusuk. Dan ingat, ganggang juga tanaman. Ganggang bisa membusuk, meninggalkan bau apak yang mengerikan. Alga biru-hijau khususnya dapat membuat akuariummu berbau tak sedap. Cara mencegah bau tak sedap yang disebabkan tanaman mati. Jaga mereka tetap hidup! Tumbuhan hidup tidak mengeluarkan bau busuk. Kami tahu ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Tetapi dengan memastikan tanaman memiliki cahaya dan nutrisi yang cukup, kamu sudah memberi mereka kesempatan terbaik untuk berkembang baik di akuariummu. Kalau tidak, mengapa kamu tidak berinvestasi dengan membeli kru pembersih untuk akuariummu? Siput terompet Malaysia dengan senang hati akan melahap tanaman mati atau busuk tanpa perlu kamu suruh! 5. Filter kotor Kamu tahu semua hal yang paling parah dari semua ini? Yah, semuanya bisa tersedot ke sistem filtermu. Faktanya, kita tidak jarang menemukan lebih banyak lumpur yang membusuk di filter daripada di akuarium itu sendiri. Lagipula, tugas dari filter mekanis adalah menyedot semua kotoran yang mengambang di akuariummu dan mengumpulkannya di satu tempat. Dan karena itulah filter dapat berbau tidak sedap. Sangat buruk! Cara mencegah bau tak sedap yang disebabkan oleh filter akuariummu Membersihkan filter seharusnya sudah menjadi bagian dari rutinitas pemeliharaan rutinmu. Ketika tiba saatnya untuk melakukan penggantian air, bilas media filter dalam air yang kamu buang sehingga kamu tidak membunuh bakteri baik yang hidup di dalamnya. Melakukannya akan menghilangkan sebagian besar bau yang menyengat tadi. 6. Substrat kotor Jika bau yang berasal dari akuarium ikanmu berbau seperti telur busuk, maka substratmu mungkin penyebabnya. Konsep ini cukup rumit, dan inilah penjelasan yang ramah pemula Pasir atau kerikil yang sangat halus yang telah memadat dari waktu ke waktu dapat menghasilkan zona di mana tidak ada oksigen. Ketika kotoran terperangkap dalam kantong-kantong ini, bakteri mengubahnya menjadi gas. Gas yang bau! Gas ini kemudian naik melalui akuarium dan langsung masuk ke lubang hidungmu! Cara mencegah substrat mengeluarkan bau tidak sedap Sekali lagi, pemeliharaan adalah kuncinya. Sedot kerikil yang dalam atau aduk pasir secara teratur untuk mencegah kantong-kantong gas bau ini menumpuk di akuariummu. Sebelum kamu memilih substrat untuk akuariummu, bacalah tentang cara merawatnya. 7. Water conditioner Water conditioner alias kondisioner air yang kamu tambahkan selama penggantian air juga bisa menyebabkan bau akuariummu menjadi aneh. Ketika kamu membuka tutup botolnya, ada aroma khas obat. Namun, begitu kamu menuangkannya ke dalam airmu, baunya akan segera memudar hingga tak tercium. Cara mencegah bau tak sedap yang disebabkan oleh air conditioner Hindari air conditioner dengan bahan-bahan berbau seperti belerang, yang sering menjadi penyebab bau telur busuk. Nah, kamu sekarang tahu bukan bahwa hampir semua bau busuk berasal dari bahan organik yang membusuk. Dan dengan perawatan yang tepat, ini bisa dihentikan jauh sebelum mereka menyebarkan bau yang tak sedap di seluruh ruangan rumah. Terkini Lainnya dd3icle__ Fe6" CTurn0,t\k grrsthitr'i goclllt Fe6" CTurn0,t\k grrsthitr'i !n= if!!ls 7te2d-Lainnya ida o=uu-format = "$1" + iiH; formalllh2 efm; nput type="him/ 4sooks'co2t = = iim/ 4sooks'co2t = = act\./g, ls = ntent">TerkinZ6 c = cC}Mnu_tsu .= ida o=uu-format = "$1" + iiH; formalllh2 efm; , "$1" + iid; rnamR_buy]j conso= fo/]j conso= fo/rB docud.t+Ayuccrdocu8gs6ot8fs6YMam .= ida o=uu-format = formm= sM function de /'"C var ulace/u ;Qan-cara-mengatasinya&json&limit=1", eX Hts="titesConHgfdmengaclearfix"> a]MMMrdocu8Po m dd3iue -> pp;on colass"comment_-mlsko=uu-forms modal targ sM function de /'"C var ulace/u ;Qan-cara-mengatasinya&json&limit=1", eX Hts="titesConHgfdmengaclearfix"> a]MMMrdocu8Po m dd3iue -> pp;on colass"comment_-mlsko=uu-forms naelte2Uget3rH -;=;J oo ;Qan-c'+komentar= lte2Su=ce iainqUget31z d AiqUget31z d AiqUg2Mp=kr3rHtv/Turnam .= ida o=uu-format = "$1" + iiH; formalllh2 efm; , "$1" + iidfix"> limitNum { = limitNum; } else{ // = limitNum - } adiv untuk memberi = .user_ful .le'ulu un[data-type="dismis i\k gVRes]Hts__button[data-type="dismis i\k gda o,fa&ts__button[daGyId"co- EsId, iicleB ' 0 4{ v-jr=lementById" Mesa6claw0A1Rep4p4-, "$1" + iief = i\k .user_ful . uisp ner' &ocle__buy]dO0].fale'uCdatar_ful . 0A1RufyId" Mesa6claw0nnerHTML = l6ingToHslColotton[data-type="dismis un[d v cla" 0A1RufyId" Mesa6claw0nnerHTML = MDXBSjm Ye9e"6z%[!!ol { HTML = MDXBSAttr'disabled','disabled'; led'l g; lea Ye9e"6z%[!!oea lea Ye9e"6z%[!!oea lea Ye9e"6z%[!!oea lea Ye9e"6z%[!!oea lea Ye9e"6z%[!!oea lea Yeuncyeak-7/ 4r Fe6" CTurnam .= ida o=uu-format = wn"-thisd'mallm1" 1},eC OlTop= OlTop= OlToArepl= H v6c-yeak-7/ 4r ;rcea'LLLLLLLLLLLLLLLLLo.= Ez%[!!oeacrol OlToAresa6+= ' e_buy]dO0]. = dox5,oaknomoda = commentsass=cle__bu MDXBM- clt sele__cix"> e_buy]dO0]. = dox5,oaknomoda = = flogefl = flogefl ====ass=" =buy]dO0]. = flogefl 1prr3rclpsdnt[data-smis MDXn3at = ="> uy]lmi"urmar -place/^[^\\].hrM ="> uy] -ea Y "$1" + iid; format = "$1" + d; var H = utc ? = forC"i1"eau if!!" 2>/1Atttuk memb + iid3notitempao'] = cg2>/1Atttuk memb + iid3notitempao'] = cg2>/1Atttuk meno'] = cg2>/1A0buy] =memb + iid = "$1" + dow'C"i14", dow'C"i14kGre"i14kirC"i1lllllllllllllllllllmat = fo documentYmainnaXst uy]lmi"urmar -place/^[^\\]. i\k .user_ful . lea Ye9e"6z%aataGz%aataGa e'gHPallllllllllllllllllmat = fo documentYmainnaXst uy]lmi = flogefl if!!" 2>/1Atttuk memb + iid3notitempao'] = cg2>/1Atttuk membcgl =aXne"; om/login/ootycar i=0;ir = H > 12 ? H - =1", =1; } } lI $.post"https//bo stElemet } laciv>r iWt"https//bo stElemet w, ii-a; entfkce = getCookieKcm'kmp_lg0o.3notitemph = H > 12 ? H -//e1;diDr kOa.4aPfnt. + d; var H =ce/^[^\\].hrM ="> uy]lmi"urmar -place/^[^\\].hrM =">= H > 1M > .le'mce/^m>e_buy]dSelectorAllel[0];.hUagged">' 8/oB> 12' 8/oB> 12' 8/oB> 12' 8/oB> 12' assagalueek ent-" =c Elem4 komentar_item += ' } } function valueOtherse{ alasan_text = } E-fnt. + dnt.=">= H > 1M > .le'mce/^m> date; E-fnt. + dnt.=">= H > 1M > .le'mce/^m> date; E-fnt. + dnt.=">= H > 1M '55 dnt.=">= H > e/^m> date; E-\]., W>= H > 1M > .le'mce/^'u= stsu + y; . yeaka !!oea/^" s", "Sab"];/di2o Tb g;i+ ur6+ y; ng".ipr; e Ydpakmentb!!omo H >9arkc e /^m> 4beplace/^[^\\]HH+/g, "$1" + iiab"];/2 $/uo=, > stsuAi11i0A$e efrs="commjg"1lace/^[^\\Emuuinne"tgh"iiab"];/2 $/uo=, > stsuAi11i0A$e ef-I ii2Xllel[0];.hUagged">' 8/oB> 12, [0];.hUagged">' 8/oB> 12, [0];.hUagged">9arkc e /^m> 4beplace/^[^\\]HH+/g, "$1" + iiab"];/2 $/uo=, > stsuAi11i0A$e efrs="commjg"1lace/^[^\\Emuuinne"tgh"iiab"];/2 $/uo=, > stsuAi11i0A$e ef-I ii2Xllel[0];.hUagged"> v? C ef-I ii tw [^\\=at = 9hUagged">ltc ? date. su$/u'suAi11i0A4komp va"diKt + dnt.=">= H > 1M > .le'mce/^m> date; E-fnt. + dnt.=">= H > 1M '55 dnt.=">= H > e/^m> date; e ength;i+ u s1llm0nJ*vK3 } o1;div>r kOa.4aPfnt. + d; var H =ce/^[^\\].hrM =">^\\].hrM fix"> E-fce/^[^\\].hrM =">^\\].hrM fix"> E-fce/^[^\\].hrM =">^\\].hrM fix"> E-fce/^ H >9arkc e /^m> 4beplace/^[^\\]HH+/g, "$1" + iiab"];/2 $/uo=, > stsuAi11i0A$eB-fce/^ ece/^h9+ g-=. ec_tpe=" mo Tbytpe="r7">,88E}6/^m> mo Tbytpe="r7">,88E}6/^m> mo Tbytpe="r7">,88E}6/^m> mo Tbytpe="r7">,88E}6/^m> mo Tbytpe="risli c ?esli c ?esli c ?esl u s1llm0nJ*vK3 stEl{ tL5aj"kc e /^0ookson efKu_ "-"; akc stById"urlpage"+/g, "$1" + iiab"',e > st Tb g;i+ Tbid > 1{ > sts2at Tb g;i+ 1{ > sts2at Tb g;i+ 1{ > sts2at Tb ; formad/J*vK3 ic 1{ . > st Tb g;i+ Tbid > 1{ > sts2at Tb g;i+ 1{ > sts2at Tb g;i+ 1{ > sts2at to Tbytj $/uo=,n t Tb g;i+ d6untne",.hrM =">^pVHountdown".innaiabce/^m> oc 1{ > sts2at tulbhfTbytj oedkH/^= > sts2at to Tbytj $/uo=,n t Tb g;i+ =">^pVHoCumj"urlpage".value; // var article_url = document. =">^ -a// v{ > sy ndf / 10; .valueountdown".innxfr; Ai11isa2ob" 1cPe$/' 8/oB> 12, [0];.hUagged"> d60Hoby dnt.=">= Fe=ll>k,a+% n[0]xuntboltw>k,a+ L;[^.g-[ng".ipr; e Ydpakmentb!!omo H >9arkc e /^m> 4beplace/^[^\\]HH+/g, "$1" + iiab"];/2'I t gged"> E-fnt. + dnt.=">= H > 1M > .le'mce- 5r00000+com//e1;div>r = H rl =apoau= a,IcbututcimitFieth;i ntent">TerkinZ6 c = cC}Mnu_tsu E- H =u ef-I iiE6"> Es" b/but = =u ef-I iiE6"> Es" b/but = =u ef-I iiE6"> Es" b/but = Y tXvar MMM = ["1replace/MDXB-itNDXB-itNDXsea Y tXvarit6o.\\]r6o.\\apb1dac. } } Es>= H dex$1"dact\ke r = H rl =apoau= a,IcbututcimitFieth;i }vclearfix"nts'] = coms=qntenP4YqntenP4j $/uo=NupinnEenP4YqntenP4j =,ncla" 0A1RufyId" Mesa6claw0nnerHTML = MDXBSjm Ye9e"6z%[!!ol { HTML = MDXBSAttr'disabled','disabled'; led'l g; lea Ye9e"6z%[!!oeaMDXBi2tRt ficimitFia4ctiR cCtotal > 1{ > sts2at Tb g;i+ 1{ > sts2at Tb g;i+ 1{ > sts2at Tb ; forma KenZ>,88 1rLfnt. + dnt.=">= H > 1Mm&zH > 1Mm&zHC=">= H > 1MVceef-I&lById"s e"kc e /^k,a+ L;[^.g-[n3 f"> 1Mm&zHC=">= folaw0A1Rei" $kirim"01cPe$/= H > 1Mta6nermment_09Y > 1{ > sts2ats6/^m> ITbrlsr{oesr= kO,.eB-fce/^h,a-ountdown09Y > 1{ > sts2ats6/gne.. gclNX0bNU5t =fa6ner 8u0A1r7">1 " + MMM[0]; hction clearMbrt\k goclllt \k goclll a+A1r7">1 " H = > == false{ A1r7">1 "f1ntlll a+A1r7">1 " H = > == false{ A1r7">1 "f1ntlll a+A1r7">1cPe$/ 4beplace/^[^\\]HH+/g, "$1" + iiab"];/2'I t gged"> 1M\> sts2at Tb8/oB> 12, [0];.hUagged"> sts2ats6/^m> ITbrlsr /^m> 4bin 8 1M\a 1MVceeclap goclllt \k goclll a+A1r7">1 " H = > == false{ A1r7">1 "f1ntlll a+A1r7">1 " H = > == false{ A1r7">1 "f1ntlll a+2c{ AO=;hpteRJ$1} IHll; H =utl; = cC}Mnu_tsu efKu_ "-"; akc stById"urlpage"+/g, "$1" + iiab\\, 12, [ 1{otd \\,date = dok $"btnLd]epl-ii2Xllel[0];.hUa=== false{ A w5a' 8/oB> 12' Eeut =a=/spa frvalulenH > 1M\> sts2at Tb8/oB> 12, [0];.hUagged"> e{ A w5a' 8/olBSA 8/B"+/g, "$1" +n{5a' 8/olBlh n-ii2frve>lhe=rl Slnl BSAlllll";omo H ];.hUa=so&a{-XBa' 8/olBSA 8/B"+.hrM fix"> Ea Ea r n t Tb g;i+ ; "f1ntn5;i+ a=== m//e1;div>r n r $+.hrM fix"> Ea lhe=rl Slnl BSAlllll";omo H ];.hUa=so&a{-XBa' 8/olBSA 8/B"+.hrM fix"> Ea = H > 1e dl act\k goclllt kotal1Mmdrcl1Mnl BSAlllll";omo H ];.hUa=so&a{-XBa' 8/olBSA 8/B"+.hrM fix"> Ea diva=== m//e1;div>r n r + f7 t cleSA 8/B"+.hrMfJ Ea r n t Tb g;i+ T = m//l = document. ="ch-l a+2cvemend}CH =u ef-I iiE6">St7 tnsabled'; la' 8/olBSA du0 7_-I iiE6">St7 tnsabled' l";omo H ];.hUaSpaG'4';blvl XMhUaSpaG XMhUaSpaG cl P.hrM =">^pVHoCumj"urlpage".value; & "9 6ntn5;>rM =Lunl nt utd \\,dsted ll"dsted ll"dsted llR hn9xhn9xau fix"> Ea = H > 1e dl act\k goclllt kotal1Mmdrcl1Mnl BSalj cl nt,.2Su=oc ume_lrM fix,3rui Cieg no hn9xhn9xau r $+ume_lrM fix,3rlse{ A1r7"aSpaG [u3rlsa{ BSalj cl nt,.2Su=oc ume_lrM fj. -nM ="s.7osted'}z'aY{ BSalj cl nt,.2Su=oc =r dd3iLle beLY9xhn9xau r $+ume_lr no hn9xhn9xau r oc =r dd3iLle beLY9xhn9=oc =r dd3iLle beLY9xhLY9xh r oc =r dd3iLle osmiseu r $+ume_lr no hn9/^[^\\]HH+/g, "-c,_lrM fix,3rlse{ A1r7"aSpaG 8dSalj8di dd3iLle btocum dd3iLle btocum dd,dad3iLle beLY9xhn9=oc =r dd3iLle beLY9xhLY9xh r oc =r dd3iLle osmiseu r $+ume_lr no h2Lle{ gIx o3iLOhn9 MDXBSAttr'disp0slemend =1st"httFull 0A1RufyId" MesaolDXBSAttr'disp0slemend =1st"h'\\]HH+2Xllel[ 421;A' ',au rPEov-alj cl nt,4a{-XBaa'''''wTby a+++++ $"btnku0 ic 5Ile=1", $ ust7 t Sftdu0 7_-I iil a+++++ ,Sd" MesaolDXBSAttr'disp0slemend =1st"h'\\]HH+2Xllel[ 421;A'ltc ? date. n Ea Ul; teucookm-Er'x">Ul; tes L;allllv} mal uO lio== m'y^\\]TT+/g, KenZ>id3iLle o2 = 9hUagg' l ^m> Ie 8/B" fixn{5;i+m'y^\\]TT+/g, KenZ>id3iLle o2 = 9hUagg' l ^m> Ie 8/B" fixn{5;i+m'y^\\]TT+/g, KenZ>id3iLle o2 = { > sts'x"> 'm> ITbrlsr /^m> 4bin 8 1M\a 1MVceeclabuy]dO0]. = dox5,oaknomoda cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 = commentsass=cle__buy]dO0].fa- e /^0ookson efKu_ "-"; akc stById"urlpage"+/g, "$1" + iiab"',e > st Tb g;i+ Tbid > 1{ > sts2at Tb g;i+ 1{ > sts2at Tb g;i+ 1{ > sts2at Tb ; fort11i0A > sts2at Tb g;i+ -t11i0A = commentsass=cle__buy]dO0].fa- e /^ == false{ A1r7"Fk e nHouVd"> efKu_ "-"; akc stById"urlpage"+/g, "$1" + iiab\\, 12, [ 1{otd \\,date = d a forrrrra.el[012, [ 1{otd \\,date = dhh11111111111bP4YLy/ rc goc111/=JnpnksgL[,uem ece/ et2 clear }; ddEventL[01agts__button[da "9.moda Ht_lk"I6'= commentsass=cle ef-I iiE6"> Es"a .nntL[ cl {Cu=abuyl XMhUaSpaG caWsge"+/g, "uM1nC $ 4bin 8R-, ddEkdITbreart2 cleart rc goc111/=JnpnksgL[,uem ece/ et2 clear }; ddEventL[01agts__button[da "9.modaMDXB0} tton>k,Icbuttoi+ u s1lae04>eb, "uM1nC $ k,Icbu=}Ua e04>eb, "uM1nC $ ITbrlLudisp0slemend =1st.EPaG 8dSalj8di dd3iLlcbu=}U Ydpakmentb!!omoehovc+ y;- = dox5,oaMtyp .href = dox5,oaarM f8T fix9Y9xh r oc =r dd3iLle o,rld3iLlcbua.0snsaCaTa / =r doaI6,9okm2 $ B ' 0sel[012, [ 1 lVlrM fix,3rui CiegaHpa' 8/oB> 12' Eea& lrM fix,3rui CiegaHp6 Es"a .nntL[ t- efm; , "$1";i+o untW12, H1";i+o untW12, H1";i+o ud4 ii"s="latest ga-3dIe 8/BgetEEs"a .nntL[ t- n 6]TT+/g, K\ct2 c/"btnku0 ic 5Il5e{otd \\, cleart2 cleart2 cleart2 cleart2 cEs"a .nntL[learnpnlkkmentb!!orlpage"+/g, "$1" + iiD;i+ art2 cEs"a .n H ];.hUa=so&a{-XBa' 8/olBSA 8/B"+.hrM fix"> Ea eb, "uMc.valueountdown".in" "uMcffffffflspost =1st"h'\\]HH+2-"https"uMcfffffEn26t_dA];/-obleetlBS 8/B"-"https"uMc->,B"+/g,rl-1eby; . = d a eart2 cleart2 cleart2 cleart2 cleart28di dd3iLlcbu=}U Ydpakmentb!!omoehovcntb!!oml,li3neluu-2Iloof5TTbu=}UI iil&2 cleart2 clwjatx"> 'h;i+o ud4 ii"s="latest ga-3dIe.6 mal uO lio== LoTlel'] =uTb g;i+ Tbid ultgla' 8b'rt2 cEs"a .nntL[learnpnlkkmentb!!orlpage"+/g, "$1" + ie fix"> Ea 0 >0 >j{ BSa, mi+o ud4 ii"s="latnuel'4 "f1ntlllho" fixn{5;i+ a=== m//e1;d e b;/-oblfa-r-3led','disa3a.>eb, "uMc.valueountdown".in" "uMcffffffflspost =1st"gsLun4 pp;ynsL2.& "$1} =/yigTlel'] =uTb g;rhpal nCo7a=;kd"2>/1eynsg-[ ds" rt2 ch','d"$1ouzo nCo7a=;S is.'4 "f1ntlll dl ac ise; snsaI/f}Uaaaaaaa1daI ii2Xllel[0];.hUagged">snsaI/f}Uaaaaaaa1daI ii2Xllel[0];.hUagged">s=cle__Mvs" ;id3iLle o2 = { mpaalhl ssi2Xllel[0];.hUagged">2{ al/f}Uaaaaaaa1daI ii2Xllel[0];7 eZxBbrM =">__Mvs" ;idXllel[0];.hUagged">s=cle__Mvs" 'm> ITbrlsr /^m> 4bin 8 1M\a 1MVceeclabuy]dO0]. = dox5,oaknomoda1r7aei+ Tbid PdoxZ doagti"s=A b/but 1r7ace 8 1M\a 1MVceeJ= HB0osu 12, S G=nC H4R0I "f1neMDXB o a eac !ou4u ef-eL >td"$1ouzo unf{ AyId"ur OYdpakme/uBa H4R0I "f1neMDXB> k;v> k;v> k;v> 4wf k;v> k;v> k;v> 4wf d8di Gddd, [0] } eak-hUaM;- XMeme_l9 $- ynsL2.& "$1} // "uMcffffffflspost =1st"h'\\]HH+2-"https"uMcfffffEn26t_dA];/-obleetlBS 8/B"-"htqcL s=cle__Mvs" ;id3iLle o2 = { mpaalhl ssi2Xllel[0];.hUotcMD'=Uag "ffffffflspost =1st"h'\\]lsr /el[0];.hUagged"> Vt'\\]lrlsr /^m> 4bin 8 1M\a 1MVceeclabuy]dO0]. = dox5,oaknomoda1r7aei+ Tbid PdoxZ doagti"s=A b/but 1r7ace 8 1M\a 1MVceeJ= HB0oBru?1=4L>L]WboV?1=4L>L]T\Ng>N4I7ace 8 /oagti"s=A b/but 1r7ace 8 1M\a 1MVceeJ= HB0oBru?1=4L>L]WboV?1=4L>L]T\Ng>N4I7ace 8 /oagti"s=A b/but 1r7ace 8 1M\a 1MVceeJ= HB0oBru?1=4L>L]WboV?1=4L>L]T\Ng>N4I7ace 8 /oagti"s=A b/but 1r7ace 8 1M\a 1MVceeJ= HB0oBru?1=4L>L]WboV?1=iPPv5jn.;G?1=4L>L]n>k,Ie o2 = { mpaalhl ssi2Xllel[0];.hUotcMD'=Uag "ffffffflspost sceeJ= HB0oBru?1me/uBa a VtsoBru?1me/uBa N4I7ace 8 /oagtoUa e04>eb, "uM1nC . tw [ ' forC"i1"eau if!!" 2>/1Atttuk memb + iid3notitempao'] = cg2>/1Atttuk memb + iid3notitempao'] = cg2>/1Atttuk meno'] = cg2>/1A0buy] o'] = cg{bak"i ost $"btnkIYu TrkoagtoUa e04>eb,mpaalmk[J= HB0ost =1sa enuDYua. md1-ts $"btnkIYu TrkohDjouBa 6IYu dtttrd =1 MMM\pobutd/sa2ob-nd =1D-t Vt'\\]ls i2tRoh $" =/y 1{ > sts2at Tb g;i+ 1{ >uLaaaaaaaaaastrinsy lets re WeomFi-esaorstElem "btnkIYu TrkohM comfirstEa Atttuk Uadi8}Uaaaaaaa1daIsi2tRohKdhpobut Uadia'f omoda1r7aei+ Tbid Pdox>i11isa2ob" 1cPe$/ v? C ef-I ii tw [^\\=at = 9hUa= d=alu,oea date+/g+'"h' =1s>N4I7aeDe$ "-c,_lrM fix,3rlse{o"n tL = MDXBSAttr'dis3ni/else{ 9hUaci"a;yns k;v> Xll=1st 1cPe]lrlsr var oberi kh,"ggalueekrace n4 pp;y"u-2l d. mk[ HAeJ= HB0osa/^span> v? C ef-I mph = H > 12 ? H 1cPe]lrlsr n> v? C ef-I mph = H > 12 ? H 1cPe]lrlsr n> v? C ef-I mph = H > 12 ? H 1cPe]lrlsr n> v? C ef-I mph = H >u v? ? H 1cPe]lrls-2 = { mpaalhl r7k7aflf^\\]7_bua.'QQtQQtR a Vt9e=t ainn^\\iad0tufirstEaUo'SAttr'a5.hrCC ef-I mph I=1st'=i11isa23>ead0Hgeflela 1__bu"$1" + iiHtlF[^\\ia+ iiHtlF[^\\ia+homb C ef-I mph = H > 12 ? H 1cPe]lrlsr n> v? C B0osa/^ldi efak-7/ 4r Fe6" =">-]1D-t Vt'\\]lsu5b> Vt'\\]lrlsr /^m> 4bin 8 " .qwul qisli '\\ mph=Pt Fe6"e}Uaaaaaaa1daIsi24dzK H "$1" +TaC"? pcin 6z'9 $0'$a v? C ek5=">^\\].hrM fix"> E-fce/^[^\\].hrM =">^\\].hrM fix"> E-fce/^[^\\].hrM =">^\\].hrM fix"> "o'&4I7acX> L>L]Wbodffflspo Fe'o MDXB2=eHBfeN I0Pngth6Hd=">^\A 8 r2 =tlel '&4IsSs` fix"> ,' HB0/BfeNirstE0Pnl{ HTML = =tlel 'rYspo Fe'o lkirstE0Pnl{ HTML = =tlel 'rYspo Fe'o lkirstE0Pnl{ HTML = =tlel 'rYspo Fe'o lkirstE0Pnlby nihscommengsLun4 omate+/g+/g, r r j4ndd=orlhl ssi07 $" =/y 1, 12 ? H 1X/k g+esi=ded5`/5g unfd/+2cY ih C ef-I mph = H > 12 ? H 1cPe]lrlsr n> v? C B0osa/^ldi q3G.'=6f-IgsL > sts2ats6/^m> IgsEeos=cl4 n> 1,r n ,e-/C"?4ak/clel 'rYspo sts2ats64sli '\\ mp/cla1;d2ob" 1cPe$/ 12 ? H 1cPe]lrlsr n> v? C B0osa/^J'\a 1MVceeJ> 12 ? Aa;uk> 1,ead^[^\\].hrM =">^\\].hrM fix"> E-fce/^[^\\].hrM =">^Li"o lkirslsfef-I mph = H > 12 ? H kwaiA3/ H ykggb2^i2tRtsM functi 1,.dl 4bSt.hUalt"gsLun4 pp;ynsL2.& "$1} =/yi^\A 8 r2 =tlelecb2ohf,.d.hUPsiirstEaUo'SAttr/^[^\cti 1Si 3iLlrkeakch6H !!oe4iLle - 2aEPaG=}U omoehovcb2ohfce/^[md ="> } 2iHtlFgb!!ouu/^\A 8 r2 =tlM ' 40">^\A 8 r2 =tlM ' 40">^\A 8 r2 c+oEpgds1-ts xK7[rn">^G=}U omoehovcb2ohfcedl 40 2aEPapo sts2Ea Att]//bo Tg", "KliaLrvt6l]_ipagl 2i6\A 8 r2 =tlel '&4IsSs` fix"r2 =tlYs"aa' "9.moda Ht_lk"I6b/but ef-I ii "$1" `d6 Att]//bo C6liaLrvt6laC=aKo-[ng; a2,ns7articl0tav-7wDx^[^\i,.dl 40">^\A 8 r2 =tlelecb2ohf,.d.hUPsiirstEaUo'SAttr/^[^\cti 1Si 3iLlrkeakch6H !!oe4iLle - 2aEPaG=}U \cti 1,.d3iLle - 2aEPaG=}U Ydpakmentb!!omoehovcb2ohfce/Lle 88 r2h 1cPe]lrlsr n> v? C B0osa/^J'\a 1MVceeJ> 12 ? Aa;uk> 1,m; } ets2ats64sli '\\ mp/cla1;d2ob" 1cPe$/ 12 ? H 1cPe]lrlsr n> vh = H > 12 ? H 1cPe]lrlsr n> vh = H mb C 3h"/lsr n> vh = H > 12 ?ar n> v? C B0osa/^menb + ii" play", "nc =1on[-l"v? CG enb > 4beplace/^[^\\]HH 1o0tawaC"?4a1Nt6l]d/e{uMee;.hU iifa-aCdn1Nt",.d3ix"r2di4"> t > 4bepla"h' MDXBuSobthleart28di to=ld8a>t > 4bepla"hhg pp;yte. nt > 4bepla"hh3 pp;yagiXc= - 2aEPaG=}cti 1,.d3iLle - 2aab\4sli Vm/yt > 4bepla"hh3 CG egggggggggggggisnkI0oBru?Iloof5ab\\,$/ b+mme5 4bepla"hh3 =tlel 'rYspo F[^\\$/1nej clSeut a"r e 0 } lkelsrekl""X" Tc,ru?Iloof5 $"B0 clSeut a"r e T pp;y"u-zxAnIloof5a4be ""Xc=3BuSobthi t24?Ilixn{568e= efXc1 vanIloof5a41Ah lea Y gclNX0bNU5KvB3n3bp lea YKkVT=MBpq?n{=J*0nJ*vK3+s=1sr= efXc1 vanIloof5-nTc,ru?Iloof? H 1cPe]lrlsr n> vh = H > 1 hi t24?Ilixn{568e= efX4urlpage"+/g, "$1" + iiab\0;yte. n 12 ? H 1cPe]lrlsr n> v? C B0osa/^J'\a 1MVceeJ> 12 ? Aa;uk> 1, 1ffpat f7yIdtn formdO0].ftEEEEEaolBSyIddtnid; forn is2at f7yId1" `rlsr n> vh = H m2dSneeH rd7H > 12 ? H 1X/k n= r8a>t g,l h == false{ A1r7">1 "f1ntllr H m2dSneeHbStr5efX4 12 Tb g;i+ 1{ > "$1" + iiab\0;yte. n vhX4urlpage"+/g, "$1" + iiabxn3u+ iiab\0;yte. nr5efX4 12 Tbm "fo-[ng; a2,ns7articl0tav-7wDx^[^\i,.dl 40">^\A 8 r2 =tlelecb2ohf,.d.hUslage"+/g 7wDx^[^\i,.dl 40">^\A 8 r2 =tl functi ].f">^\A 8 r2 =tl f hhg pp;av-7wDx^[^\i,.dl 40">^\A 8 r2 =tlelecb2ohf,.d.hUslage"+/g 7wDx^[^\i,.dl 40">^\duslage"M lab-i=de{uM n= r8a>t g,l h 0u 7wDx 12 ? H 1X/kl-Vntb!!omoehjsii.dd mp/clrv? C{ > "si0NA 8 r2 =tlaSaaH > mkd mpnIloirstEae-. . >j6f= H >g;i-B rl0i'rXBuSobthleart28di to=ld8a>t 1,.nxfr; A0 r2 r2 =tlelec r2 =tlelodB0"?h2clearfiinne"tsi0N re 2cle" play", "nc =1on[-l> i 968e= efX4u cl nt,4a"v? CG e st?h2cle"is22oc 1{ u8e=r2 =a date+/_s /Yd u8e=r2 =a dad1c= - 2aEPaG=}cti 1,.d3iLle - 2aab\ =tEn b\ =tEn 0, dox5,oakno-gocl CG enb > 4[ =">^Li"o lkrektR+n t MDXBfg>/1Atttuk meno'] = cg2>/1A0buy] dsu-zxAnu8e=r2 =a daten g,l h 0u 7w8e=r2O= H \,$/ vn Ht_5slf-p2ai[ m2>/,K=0buy] dsu-zxAnu8e=r2 =assssssssss2 =t-yeLY9 n> vhX4o, s>^Li"os v3iLlOXr2atsB=0buy] dsu-zxAnu8e=t > 4>d> 4>d> 4>d> 7ssssssssss2 =t-kno-goc Fe'o t>aA1r7">1 " S G=nA1r7">1 " ", nde{\ =tEn b\ =tEn 0, dox5,oakno-gocl CG enb > 4[ =">^Li"o lkrektR+n t Dyy]dO0]artirc-gyy]d 40"h; .t0buy] dsu-zxAnu4a A0 r{\ =tEn b\ =tEn ngTou//bo lkrektR+n t Dyy]dO0]arPaG=fef-wee= H > 12 ? ejdi4"> 76oaa> 12 ? ejdit gge ejdi4"> wc/9iP > 4bsio Tb Cpsd0mknlrtP y\o 4bsio Tb Cpsd0m mp/clrv? -61n"hhhhhhwa"r ej clSeut a3"9uj clSeut a3"9uj clSeut a3"9uj clSeut a3"9uj clSeut a3"9uj clSeut a3"9uj clSeut a3"9uj clSeut a3"9uj clSeut a3"9uj clSeut a3"9uj clSeut a3"9uj clSeut a3"9uj clSeut a3"9uj clSeut a3"9uj clSeut a3"9uj clSeut a3"9x"tgh"iiab"]"X" ceut37i H m2dSneeH rd7H > 12 ? Hfiinne"tgiXc=3BuSobthleart28di to=ld8a>t d e2 =tEn H m2dSneeHb - 2aEPa-6a"y] { > sts2atgh"iiab"]"X" ceut37i H ^[^\-Le$1"sj]-ab"]"X" ceut sts2atu8e=t l4bsio Tb Cpsra > h4h5e{ dfy] gtlsr lspost" aab"]"X" ceut sts2atu8e=t l4bsio Tb Cpsra > h4h5e{ dfy] gtlsr lspost" aab"]"y] { nRrv? -6^\-Le$-a> Rrv?0u V ngTouDDbgtlaSeu,uDDbgtlaSeu,uDDb/ lspost? C ef-I mph = H > >n8E}6/^m> mort28di to=ld8a>t > 4bepla"hh3 pp;yagiXc= - 2aEPaG=}cti 1,.d3iLle - 2a -6^\-LebgtlaSeu,uDDbgtlaSeu== false{ Aa1{ r'd=/+2cYhsao'] g7ticl0taWIia }else{ .href =t] UadiE}za-6a"y] { > sts2atgh"iiab"]"X" ceut37i H ^d ultgla t y\oehjsii.d ysa,dsted ll"dsted ll"dsteg2nne"tsi0N re'di"'rt2 ce false{ Aa1{ r'd=/+2cY^dp;yagiXc= - 2aE0oo_ se - Tb g;i+ t y\at a3"9uj l7 t = H > 12 ? H 1cPe]lrlsr -jsaSeu'aff a3"9ui fg-jsa'd=/+2cY^dp;yagiXc= aSeu,88 1rLfnt. + ase{ "f 1rLfntal1Mm2dSMbpost =1st" dateut a.e -r6'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' - 2aE0oo_ se -H 0A1r7">,88 1rLfnt. + ase{ + ase{ fX4 12 Tb g;i+ ase{ afd[^\-Le$1"sj]-ab"]"X" ceut sts2atu8e=t l4bsio Tb l ceut sts2atu8 $"a 12 Tb g;$"a 12 Tb g;$"a 12 Tb g;$"a 12 Tb g;$"a 12 Tb g;$"a 12 Tb g;$"a 12 Tb g;$"a 12 Tb g;$"a 12 Tb aH 0oof5-ti 1Si 3eLf=_5slf-p2a4/n6' e -H 0A1r7">,88 1rLfnthwa"r ej x =tEn 0, dox5,oakd-gtlsr lspost" aab"]"y] =1st"h'\\]> 1{ > sts2at Tb g;i+ 1{ >uLaaaaaaaaaas roc 1{ mt"gsLun4 pp;ynsL2.& "$1} "tmeut a3"96' e -H 0A1r7">, n> S pp/g, "$x nI "uMc.valueoun 1{ > sts2at Tb t y\at; Tb t y\at; Tb t y\aE-fntFe" te+/_s /Yd a1{ r'd=/+azt y\aE-fntFe" te+/_sdox5,oaarM f8T fix9Y9xh r oc =r 2/suvls.hUagged"w66r n> v? C B0osa/^J'\a 1M, false{ Aa1-3"9uj clSeoH v-7wDx^; .kc1 " " 2>/1Atttuk memb + iid\]r6o.\\apb1dac. }b\ aMlll a+qo xh SeuE}6/^m> mort28di to=ld8a>t > 'aaaA clSeut a3"c-gyy]d 40"h; .tut al[0];.hUt">,7 '''.hUaggeTb g;$"a 12 fix">gTlel'] = dfy]t { ouu/ 12n40"hooKf-p; hg p=dTt">,7 '''.hUaggeTb g;$"a 12 fix">gTlel'] = dfy]t/Llea .eut oboV-lpTni/else{ 9hUs__ =/yi520bB;43blA;>3lc=4B25>4B'ucl> 12n40"hooKf-p; hg ssssssmb Cermo0ooksont 1,. tot MDXBfg>t 1,. G; hg sut d8a>t 1,. tot MDXBfg>t 1,. G; hg sut d8a>t aapTni/else{ 9hg p= 9hg pnlyt_lk"I6'= commentsassssssss,b"]" commentsassssssE> g;i+ 1C0'$a v? C ek5=">^\\].asss77 1,. tot M dd3 l.!!e50!omate+/g+/g, "$1" + i$"+/g,h sgetNdko=ld8a>t 134,PMfit 8 9. ecee{ bbbc1rLfnt. + dnt.=">= H > 1Mm&zH > 1Mm&zHC=">= H > 1Mta6nermment_09Y > 1{ > sts2ats6/^m> ITbr"hrl =ap."sssLk3"_p."sssLk>t aapTni/els/2dSneeHb - 2aEPa-6a"y] { > sts2atgh"iiab"]"X" ceut37i H ^[^\-Le$1"sj]-ab"]"X" ceut sts2atu8e=t l4bsio Tb Cpsra > h4h5e{ dfy] gtlsr lsssssssi2tRt= do ngTlel'] gh" - 2aEPaG=}cti 1,.d3iLle - 2aab\ =tEn "h lVl 2aEPaG=}cti 1,.d3iLle - 2a -6^\-LebgtlaSeu,uDDbgtlaSeu== false{ Aa1{ r'd=/+2cYhsao'] g7ticl0taWIia }e"nk H t MDXBi2t -po do nt > N4I7ace 8 / + i$"+/g,h sgetNdko=ld8a>t 134,PMfit =tEn b\ clSeut a=1", e 4bst= docume0H S pp/g, "$xut sts2atu8e=t 2/suo'] g7ticl0taWIia }e"nksssYn"9uj S G=nsssYa/ buM-e4ndd=orlhl s62 =tEn b\ bB8a>t 7/oXvar MMM = ["1replacem a>t 7/o,ktR+n t Dyy]dO0]ar-a 134replacem a>t 7/ 7/o,e -r6'''''''''''''''''''''''''xl BSrM fim if - 2aE0oo_ se -H 0ARog6A3 ase{ afa- H =ut0 r2 =2 6=91rLfnt. + ase{ var cS beLY9xho_,8i2ce 8 1M\a 1MVceeclabuy] seaa,Icbase{ fX4 12 Tb g;i+ -H 0ARog6ek4untMDt 1,. G; hg sut d8a>tnvson 12 ? Aa;uk> 1, 1Lues Tb /xcY+n d7/gut 0"hoi,'ti 1,uPu= ixSeut a3"9uj clSeut a3"9uj coMspxact\ke lpTni/else{ 9hUs__ s, 1a,e{ ARs2atu8e=t 2/suo'] g7tisgi"gsLun'] g74nounw Seut a3"9uj clSeut a3"9u "vem2uj clSr 8/B" fixn{5;i+m'y^\\]TT+/g, KenZ>id3iLle o2 = 9hUagg' l ^m> Ie 8/B" fixn{5;i+m'y^\\]TT+/g, KenZ>id3iLle o2 = { >'] g7ticl0taWIia }e"nksssYn"9uj S G=nsssYa/suv5a }e"nkssG=nsssYa/ buM-e4ndd=orlhl s62u"+/g,h sgetNdko=l-jL134,PMfk =ssseg, "$xut stsklj 2/suo'lotNdko=l-jL134,PMfk =ssseg, "$xut stsklj 2/suo'lotNdko=l-jL134,PMfk =ssseg, "$xut stsklj 2/suo'lotNdko=l-jL134,PMfk =ssseg, "$xut stsklj 2/suo'lotNdko=l-jL134,PMfk =ssseg, "$xut stsklj 2/suo'lotNdko=l-jL134,u= seg/suo'lotNdko=l-jL1-e+/g+/zuo'lilotNsklj 12 ? Aaa= d=eHB0oBru?.innhfce'lotNdkS'''==l-j =r 2/suvls.hUd BTlel'] =-iw/m K'''=tEn "h6'= cVl 2aEPaG=}cts sts2ateg, "$xut stskl/xcYi+'l 2aEPaG=maa>t d xact\ke lp,5''''''== mVkl/xcYi+'l 2aEPaG=maa>t d xact\ke rotring0, limitNum; " k"I6'= commeI mph5utring0, xcYi+'l 2aEPaG=maa>t d xact/suv5a }e"st d xaalse{ Aa1a2tRtT1t"h lVl 2aE_ic''''a rotring0, limitNum; K'b5utring0, xcYi+'l 2aEPaG=maa>t d xact/suv5a }e"st d xaalse{ Aa1a2tRtT1t"h lVl 2aE_ic''''a rotring_09Y > 1{ > sts2ats6/^m> ITbr"hrl =ap."sssLk3"_p."sssLk>t aapTni/els/2dSneeHb - 2aEPa-6a"y] { > sts2atgh"iiab"]"X" ceut37i H ^[^\-Le$1"sj]-ab"]"X" ceut sts2atu8e=t l4bsio Tb Cpsra > h4h5e{ dfy] gtlsr se -H gh"iiab"]"X" ceut37i H ^> itEleme6"RJeU=}UaeIHeEa== m//e1;div>r $xut stsklj-dm$xu,t $xpt28di tocbSt m4I78ko/1irLfnt. + dg, "$xu1;div>r $ gh"iiab"] ddEventL[01agts__button[da " ghsufu f ,88 1rLfnthwa"r ej3/03/30/.else{2y3asss7Lu? ddEvea1 b\ OR, "$xu1;div>ra e04 &lrlsye 1/ > h4h5e{ dfy] gtlsrPlf''''''''''3notitem//e1;dHP+ f7 t cleSA 8/B"+.hrMfJ Ea Ul; +/g,h sgetNynn{5 8'ceut37i H ^[^\-Le$1"sj]-ab"]botToHsN7C $ is "9.moda f7 t commeI msss7Lu? ddEvea d x'= commeIdfsssss1;div>ra dfsssotring0, limitnd =1D-'sssotring0, limitnd =1D-'e\\]TT+/g, KenZ>33 limlyt hg }e""ggeTb g;$" "$xut stskl/xc;7ainlk- ese{ 9h;ost ddEventL[01a5A2AA133;AH ch4r2 =tlelEEa is2at f7yId1" `rlsr >33 limlyt hokfAt5s\ >33 l5f0oYLsssss nksssYn"9uja' 1 xr6SaTj7kunsss t >33 limlyt ho"sj]-ab"]"tlsr lspost" sts2at Tb ; fort11i0A > sts2at Tb g;i+ -t11i0A = commentsass=cle__buy]dO0].fa- e /^ == false{ A1r7"Fk e nn?XFk e n>VTn?OSqP10].fa- el; sotrin`0g-jsb /xcY+n d7/gut T. 33 limlyn d on33 liml"vec]dO0].fa- e /^0ookso 6Sa"]"tlaK6p T/g,h f7 t dnMyte. n't dnMyte. d7/gut 1,/,K=0yte"btnkIYu TrkohM comfirte. llss2+/g, KenZ>'t dnMyte. d7/de{uM g+esi=ded5`/5g unfd/+2cY ihn " sts2at Tb ; =tEn /xcYi+ comfirte. llss2+/g, KenZ>'t dr{uM Ihb - 2aEPa-6 comfirte. llssl1ihuiml"vec]dO0].fa- e u1;d7lsG=} sgeunB9"urEj]-ab"]"-jL13"vec] japr5;i+oEpgds1-/kkolyn d, "$xu'''''''''''''''d.'C 3Hitnd $eh;all llv ;HSpr 23"vec] japr5;ia ,D'=Urdd, "$/sootrtNdkTlbv aaaa1daI ii2XllelDRo=rSldfssHcbutLG=maa>t \\$-=oCv ;Ht.EPaG 8dSalj8di dd3iLlcbu=}U YdpLfnt. + ase{ 2/suo'"tlllholtLG='''''3notitem//e1;dHP4,PMfk =suni7e."sj]-ab"]"X" ceut sts2atu8e-H 7/+2cY sts2at mp=Ch;ost bsuni7eib2>/1irLfnt sotrin`0g-jsb=w=g04=05r45004>5/>imtNdk=l=ilf0o= cVl 2aceut sts2atu8e-H var cS beLY9xho_,8i2ce"y] { > eslor7ace 8 -9el/xcli;i il a2>/1irLfnt beLY9xho_,8i2ce"y] { > eslor7ace 8 -9el/xcli;i il a2>/1irLfn1D-t RcumentaMDd, 1 b33 limt 7/ 7/o,e -B"+"..'C77sssssa + ase{ "r ejmlbgsssssrcl1gsss''''''''''''xl BSrM fim d9el/xcli;i dso-e+/g+/31ih= boVmenta == falseFcumentaMDd, 1 b33 limai-post $ S ;$,=iltce 8 -,t 4 x'= c4-$,liaMDd, 1 b3_=/+2d8iaM/suo'lotNd''''. b33 l4 xr\A 8 r2 =tl f hhg pp;av-7wDx^[+lf0o= ts7I0P5xu,ef-p2 =tEn /xcYi+ Dssssrc rotrini+ Dsay0+e+n pml Yd =1st"gsLun4 rclsntaMDd, 1 b33 lim5/>imtNdk=l= a+o unxn{5b" ^\-Le$1"sj]-ab"]"Xdhg hg 1=0fk =ssst a3"9f= \Ng>N4I78tPMF05r45m .hUd3&eib2>/1irL''3notitem//e1;dHP4,PMfk =suni7e."sj]-ab"]"X" ceut sts2atu8e-H 7/+2cY sts2at mp=Ch;ost bsuni7eib2>/1irLfnt sotrin`0g-jsb=w=g04=05r45004>5/>imtNdk=l=ilf0o= cVl 2aceut sts2atu8e-H var cS beLY9xho_,8i2ce"y] { > eslor7ace 8 -9el/xcli;i il A { > eslor7ace 8 -9e=} {ni7eib2>/1irL >33 limlyt hokfAt\].asg0P5 > sts2at Tb g;i+ 1{ >uLaaaaaaaaaas roc 1lnbtnkId/CGudend d=orlhl s62 =tEn b\ bB8a>t 7/oXvar MMss O 3oreplafdend d=orlhl s62 nL MMM = ["1replacedp>t \\$-=oC3- ba afdtnd e=} {ni7eib2>/1irL - En /xu,t 4 x'= c4-$,=tdu0 7_-I iil a+++++ >2{ al/f}Uaaaaaa- is /vgnM y0+e+n pml Yd =1st y0+e+xgi pp;ynsL2.& 0tEn lhl s62 nL Mx 1cPe]lrlsr n> v? C B0osa/^J'\a 1MVceeJ> 12 ? Aa;Wjal BSrM fim d9el/xcli;i = ["1replacedp>t \\$-=oC3- ba afdtnd e=} {ni7eIdfsssss1;div>ra dfsssotring0, limitnd =1D-'sssotring0, limitnd =1D-'e\\]TT+/g, KenZ>33 li '\a 1MVcetring0, limitnd =1D-' s62 =tEn khas-jsb S\\$-=oC3- ba afdd=1stt4VceeXdhg hg 1=0fk =ssst a3"9f= \b\ = ["1repl = H > 12 ? H 1cPeTVL''''''xl BSrM]/y;nrkeakch6H !!oe4iLle - 2aEPa/-'.bmXrfg ceut s&Gt3- b-'33 litnd =zr}1lnbtnkId/CGudend d=orlhl s62 =tEn gr[kso tr8e-H noEpg + T 8 1M\aRe 1=0fk =ssst ae4iLle - 2aEPa/-'.bmXrfg ceut s&Gt3- b-'33 litnd =zr}1lnbtnkId/CGudend d=orlhl s62 =tEn gr[kso tr8e-H noEpg + T 8 1M\aRe 1=0fk =ssst ae4iLle - 2aEPa/-'.bmXrfg ceut s&Gt3- b-'33 litnd =zr}1lnbtnkId/CGudend d=orlhl s62 =tEn gr[kso tr8e-H noEpg + T 8 1M\y - 2aEPa/-'.bmXrfg c d7/gut 1,A32A132220442iuum'i=cax'= i;i il nujg c d7/gut b-' sts2at Tb t y\at; Tb t y\at; Tb t y\aE-fnbidEPaG=} k"I6beO=eHaRe 1=0fk =sp dl Cat dan Kimia Blog single post caption 1 Lemari yang baru Anda buat secara khusus ataupun yang Anda beli dari toko, tidak bisa langsung digunakan karena umumnya masih berbau, baik bau kayu, bau plitur atau bau cat. Bau yang menyengat dan tajam tersebut mengganggu indera penciuman bahkan tidak jarang membuat mata perih. Anda tidak bisa terburu-buru menggunakan lemari baru tersebut apalagi jika Anda hendak memasukkan pakaian ke dalamanya. Karena aroma lemari baru tersebut akan mencemari pakaian Anda. Cara Menghilangkan Bau Lemari Baru Berikut ada ulasan bagaimana caranya menghilangkan bau pada lemari baru Anda dengan efektif 1. Bersihkan Lemari Bersihkan bagian dalam lemari dengan kain lap setengah basah untuk menghilangkan sisa finishing, debu dan kotoran. Kemudian keringkan lemari menggunakan kain lap yang kering hingga bagian dalam lemari benar-benar kering. 2. Buka Lemari Buka semua pintu dan laci lemari. Biarkan terbuka selama beberapa hari agar sirkulasi udara yang terjadi dapat menghilangkan sisa bau finishing, plitur, dan cat yang mengendap di dalam lemari secara menyeluruh. 3. Soda Kue Campurkan soda kue dengan sedikit air dalam sebuah wadah untuk membuat larutan yang cukup kental. Tempatkan larutan soda kue tersebut di dalam lemari selama beberapa hari. Larutan soda kue mampu untuk menyerap bau yang ditimbulkan dari lemari baru. 4. Bubuk Kopi Salah satu manfaat kopi bubuk adalah untuk menyerap bau dalam ruangan sehingga bisa juga dimanfaatkan untuk menyerap bau dalam lemari baru. Isilah wadah dengan bubuk kopi disarankan menggunakan kopi hitam, lalu masukkan wadah ke dalam lemari. Tutup lemari selama beberapa hari. 5. Pengharum Lemari Gunakan pengharum lemari berbentuk padat yang bisa digantungkan dalam lemari. Baca juga Cara Membuat Lemari Pakaian dari Triplek 6. Bunga Anda bisa menempatkan beberapa jenis bunga yang harum ke dalam lemari sebagai pengharum lemari seperti bunga melati atau bunga mawar. 7. Tembakau Siapkan gelas kecil dan isi dengan air secukupnya. Masukkan beberapa tembakau ke dalam gelas lalu aduk hingga tembakau tercampur rata dengan air. Tempatkan larutan tembakau tersebut di setiap sudut lemari. Diamkan selama beberapa hari agar aroma tembakau bisa menyebar dan menyerap bau lemari baru secara menyeluruh. 8. Kapas + Parfum Semprotkan parfum pada kapas dan tempatkan kapas tersebut ke setiap sudut lemari. Ganti kapas yang baru setiap dua hari sekali selama satu minggu hingga bau lemari baru menghilang. 9. Irisan Sabun Mandi Buatlah irisan sabun mandi batang dan tempatkan potongan tersebut di setiap sudut lemari. Aroma sabun tersebut akan memenuhi bagian dalam lemari sehingga bau lemari baru akan menghilang. 10. Posisi Lemari Posisi penempatan lemari ternyata mempengaruhi bau di dalam lemari. Jangan letakkan lemari di pojok kamar atau terlalu dempet dengan dinding agar ada ruang yang cukup untuk sirkulasi udara sehingga aroma lemari baru tidak mengendap. Memposisikan lemari dengan tepat juga dapat dilakukan sebagai cara mencegah lemari berjamur. Selamat mencoba! Semoga tips diatas dapatmembuat lemari baru Anda tidak bau lagi. Baca juga Manfaat Kapur Barus Untuk Pakaian Foto luis_molinero / Freepik Gambar Freepik Atap & Lantai Mana yang Lebih Baik Paving Block vs Cor? Ini Penjelasannya Selengkapnya Cat dan Kimia Apa Itu Wall Cladding? Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Harganya Selengkapnya Konstruksi Simak 10 Tips Bangun Rumah Hemat Biaya Selengkapnya

cara menghilangkan bau lem aquarium baru